Berita Karangasem

Garam Desa Baturingit Karangasem Mulai Dilirik Investor, Simak Penjelasannya!

Hasil produksi petani garam tradisional di Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu, Karangasem, Bali dilirik investor dari luar Bali.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Istimewa
Ilustrasi - Perbekel Desa Baturinggit, Gede Putu Telantik, mengungkapkan garam yang telah dihasilkan petani  mulai dilirik. Garam sudah dilakukan proses  pengujian,  dan  dinyatakan bagus. Rencananya produksi garam dari salah satu kelompok petani garam, akan diambil perusahaan dan dikirim Surabaya, Jawa Timur. 

TRIBUN-BALI.COM  - Hasil produksi petani garam tradisional di Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu, Karangasem, Bali dilirik investor dari luar Bali.

Kualitas garam yang dihasilkan  lumayan bagus, dan sampel garam sudah dicek oleh perusahaan yang akan menjalin kerjasama dengan petani garam di Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu.

Perbekel Desa Baturinggit, Gede Putu Telantik, mengungkapkan garam yang telah dihasilkan petani  mulai dilirik.

Garam sudah dilakukan proses  pengujian,  dan  dinyatakan bagus. Rencananya produksi garam dari salah satu kelompok petani garam, akan diambil perusahaan dan dikirim Surabaya, Jawa Timur.

Baca juga: Nekat Nyebur ke Laut di Pantai Kedonganan Kemudian Hilang, Tim SAR Akhirnya Lakukan Pencarian!

Baca juga: Bali Masuk 13 Provinsi Di Indonesia Yang Harus Waspada Akan Kasus Rabies

Ilustrasi - Perbekel Desa Baturinggit, Gede Putu Telantik, mengungkapkan garam yang telah dihasilkan petani  mulai dilirik.

Garam sudah dilakukan proses  pengujian,  dan  dinyatakan bagus. Rencananya produksi garam dari salah satu kelompok petani garam, akan diambil perusahaan dan dikirim Surabaya, Jawa Timur.
Ilustrasi - Perbekel Desa Baturinggit, Gede Putu Telantik, mengungkapkan garam yang telah dihasilkan petani  mulai dilirik. Garam sudah dilakukan proses  pengujian,  dan  dinyatakan bagus. Rencananya produksi garam dari salah satu kelompok petani garam, akan diambil perusahaan dan dikirim Surabaya, Jawa Timur. (Pixabay.com)

"Kualitas garam yang dihasilkan petani garam di Desa Baturinggit cukup bagus. Sampelnya telah dicek oleh perusahaan yang menjalin kerjasama. Rencana minggu ini akan kirim 1 ton garam," kata Telantik, Perbekel Desa Baturinggit

Pihaknya berharap, kerjasama dengan perusahaan  di luar Bali bisa berjalan  lancar.

Tidak ada hambatan. Sehingga petani  garam tradisional di Desa Baturinggit bisa  terus beroperasi.

"Semoga lancar. Produksinya bisa bertambah. Sehingga para petani garam di Desa Baturinggit sejahtera semua," kata Telantik.

Ditambahkan, petani garam di Desa Baturinggit sempat alami kesulitan di peralatan produksinya.

Sehingga hasil produksinya tak begitu maksimal. Kini petani diberikan bantuan peralatan dari perusahaan yang akan berkerjasama,  dengan harapan produksinya bisa bertambah. Sehingga mampu penuhi permintaan.

"Rencananya garam petani tradisional di Desa Baturinggit akan dibeli 10 ribu per Kg. Semoga ke depan kerjasama bisa berjalan lancar, serta berlanjut. Sehingga mampu meningkatkan ekonomi petani garam,"imbuhnya. (*)

 
 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved