Berita Badung

Jelang Galungan, Promotani dan Pasar Murah Kembali Digelar di Puspem Badung Selama 2 Hari

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung kembali melaksanakan Promo Tani untuk menyambut Hari Raya Galungan yang akan datang pada awal bulan Agustu

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung kembali melaksanakan Promo Tani untuk menyambut Hari Raya Galungan yang akan datang pada awal bulan Agustus 2023.

Kegiatan promotani dan pasar murah ini akan dilaksanakan di lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung pada Selasa 25 Juli 2023 dan Rabu 26 Juli 2023.


Selain diharapkan diramaikan oleh masyarakat, kegiatan promotani itu juga dilaksanakan untuk mempromosikan produk lokal yang merupakan hasil pertanian di Gumi Keris.

Baca juga: Sepekan Jelang Hari Raya Galungan, Warga Bangli Mulai Buru Bambu Penjor

Bahkan ada puluhan petani yang menjual hasil pertanian maupun produk olahan yang akan meramaikan kegiatan promotani tersebut.


Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana yang dikonfirmasi Senin 24 Juli 2023 mengatakan kini kegiatan Promo Tani dan pasar murah akan dilaksanakan di sebelah selatan Lapangan Puspem Badung.


"Kali ini dilaksanakan di sebelah selatan lapangan puspem Badung selama dua hari," jelas Wijana.

Baca juga: Pasar Murah Galungan Sasar Sumerta Kaja Denpasar, Harga Lebih Murah hingga Rp5 Ribu


Pihaknya mengaku sebelumnya Promotani hanya di loby kantor Dinas Pertanian dan Pangan Badung selama satu hari.

Kini dengan banyaknya petani yang berpartisipasi, kegiatan ptomotani diperluas dengan harapan buah lokal atau bahan pertanian diminati masyarakat lokal.


Promo Tani dan pasar murah yang dilaksanakan akan menjual produk pertanian yang merupakan kebutuhan saat hari raya Galungan mendatang.

Baca juga: Masuk Desa, Disperindag Gianyar Gelar Pasar Murah Jelang Galungan

Bahkan selain buah-buahan produk olahan juga akan dijual oleh petani.


"Petani yang kami undang seperti petani buah, sayuran, bumbu dapur hingga petani yang membuat minyak kelapa. Termasuk juga petani di ladang yang menjual beberapa pisang dari hasil bercocok tanam di kebun," jelasnya.


Selain petani, para peternak juga diundang untuk menjual hasil ternaknya. Olahan ternak yang di jual seperti daging ayam atau telor ayam, termasuk juga beberapa Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Baca juga: Peternak Terus Merugi, GUPBI Bali Harap Harga Babi Saat Galungan Minimal Rp40 Ribu Per Kilogram


"Kami harap dengan adanya kegiatan Promotani dan Pasar Murah ini, masyarakat bisa datang untuk mendapatkan barang yang lebih murah dan berkualitas. Hal ini karena langsung dibeli dari petaninya," ucapnya.


Lebih lanjut dijelaskan, dengan adanya kegiatan  promo tani,  produk lokal yang ada di Gumi Keris Bisa dipasarkan.

Baca juga: Makna Buda Kliwon Pahang, Rangkaian Terakhir Perayaan Galungan

Khususnya saat ini katanya masyarakat membutuhkan perlengkapan untuk Hari Raya Galungan, sehingga yang diundang pun petani yang menghasilkan perlengkapan untuk hari raya Galungan.


"Kami sangat berharap selain masyarakat, pegawai di Puspem Badung juga meminati buah lokal itu. Mengingat hasil pertanian di Badung sangat berkualitas," imbuhnya.


Seperti diketahui, kegiatan promotani atau pasar murah rutin dilaksanakan Dinas Pertanian dan Pangan Badung. 

Namun sebelumnya dilakukan selama satu hari, dan dilaksanakan di loby Gedung Dinas Pertanian dan Pangan saja. (*)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved