Berita Nasional
Hari Pemacekan Agung di Titik Nol Nusantara, Stafsus Presiden & Umat Hindu-Buddha Gelar Doa
Doa bersama tersebut dihelat dalam rangka mengucapkan rasa syukur, kepada Tuhan Yang Maha Esa atas anugerah kemerdekaan ke 78 .
TRIBUN-BALI.COM - Koordinator Staf Khusus Presiden RI, AAGN Ari Dwipayana, bersama Ida Pedanda Nyoman Temuku Manuaba, pemuka agama Hindu dan Bhikkhu Sri Subhapanno Mahathera, pemuka agama Buddha menggelar doa bersama di titik nol Ibu Kota Negara Nusantara.
Doa bersama tersebut dihelat dalam rangka mengucapkan rasa syukur, kepada Tuhan Yang Maha Esa atas anugerah kemerdekaan ke 78 .
Selain itu, doa bersama bertujuan agar pembangunan IKN Nusantara berjalan dengan lancar, dan berharap upacara HUT Kemerdekaan RI tahun 2024 dapat dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi di IKN Nusantara.
Baca juga: 68 Rudal dan 178 Drone Rusia Dilumpuhkan Ukraina, Presiden Zelensky Puji Amerika dan Jerman
Baca juga: Megawati Kunjungi Kebun Raya Bedugul Bali, Simak Berita Selengkapnya Berikut Ini

“Hari ini adalah hari yang sangat baik, Soma Kliwon (Senin Kliwon) wuku Kuningan. Hari suci Pemacekan Agung di dalam tradisi hindu, dan hari baik juga dalam umat Buddha.
Ini kesempatan kita untuk menyampaikan Sesanti Angayubagya (rasa syukur) ke hadapan Tuhan YME.
Atas anugerah-Nya, kita bisa berkumpul bersama-sama, umat Hindu dipimpin Ratu Peranda dan Umat Buddha dipimpin Para Biksu,” ujar Ari di IKN Nusantara, Senin (7/8/2023)
Menurut Ari Dwipayana, doa bersama yang dilakukan di titik nol bersama umat Hindu dan Buddha bertujuan, untuk mengucapkan rasa syukur atas anugerah kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia.
Ari Dwipayana mengatakan, semoga di momentum hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-78, Indonesia makin maju, makin adil, makin makmur dan makin sejahtera.
Selain itu, Ari Dwipayana menyampaikan, doa bersama dilakukan agar pembangunan IKN bisa berjalan lancar, sehingga di tanggal 17 Agustus 2024, bisa melaksanakan upacara HUT Kemerdekaan ke-79 di IKN Nusantara.
“Semoga tidak ada aral melintang, semua berjalan dengan baik. Kita juga doakan agar Presiden Republik Indonesia, Bapak Jokowi bisa mengantarkan apa yang menjadi cita cita bersama untuk memiliki ibu kota negara di Nusantara.” tutur Ari Dwipayana.

Sementara itu, pemuka agama Hindu yang hadir Ida Pedanda Nyoman Temuku Manuaba menyatakan, doa dipanjatkan kepada Ida Sang Surya yang memberi tenaga dan energi, serta kepada Sang Hyang Ibu Pertiwi yang memberikan kesejahteraan dunia dan juga tempat untuk pembangunan IKN Nusantara.
“Semoga pembangunan IKN Nusantara berjalan dengan lancar, supaya pembangunan IKN Nusantara cepat berhasil dan hasilnya diberikan yang terbaik.
Begitu juga kita mendoakan agar supaya pemimpin pemimpin kita, terutama Presiden Jokowi agar senantiasa diberikan keselamatan dan dapat mengantarkan IKN Nusantara ini dengan berhasil dan sukses,” ujar Manuaba.
Adapun, pemuka agama Buddha yang diwakili oleh Bhante Sri Subhapanno Mahathera menyampaikan, pembangunan IKN yang telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia telah berlangsung dengan sangat pesat. Hal itu sesuai dengan apa yang disaksikannya secara langsung di lokasi IKN Nusantara.
Made Vaniradya Ditemukan Tak Bernyawa di Pantai Nipah, Firasat Buruk Ayah Terjadi |
![]() |
---|
CEO Tribun Network, Dahlan Dahi, Dinobatkan Jadi Tokoh Media Berpengaruh oleh MAW Talk Award |
![]() |
---|
DEMO 28 Agustus di Depan Gedung DPR Ricuh, di Bali Tuntut Stop PHK, Tolak Tunjangan Berlebih DPR! |
![]() |
---|
MK Putuskan Wamen Dilarang Rangkap Jabatan sebagai Komisaris BUMN |
![]() |
---|
MK Putuskan Wakil Menteri Dilarang Rangkap Jabatan, Inilah 32 Wamen yang Merangkap Jabatan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.