Bawa Motor di Skatepark Pantai Kuta

VIRAL! Turis Bawa Motor ke Area Skatepark Pantai Kuta, Pihak Desa Inginkan Pengawasan Lebih Ketat!

Sebab, saat bermain scate board wisatawan itu juga membawa kendaraan roda dua ke areal Skatepark Pantai Kuta.

|
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Istimewa
Tangkapan layar seorang wisatawan saat mengendarai sepeda motor di Skatepark Pantai Kuta beberapa hari kemarin. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Berita Viral Bali

Gerombolan wisatawan (turis) yang tengah bermain skateboard, di arena Skatepark Pantai Kuta, Badung, Bali viral di media sosial (Medsos).

Sebab, saat bermain scate board wisatawan itu juga membawa kendaraan roda dua ke areal Skatepark Pantai Kuta.

Perilaku buruk wisatawan itu sangat disayangkan, pasalnya bisa merusak areal Skatepark Pantai Kuta tersebut.

Bahkan perilaku itu, mengundang banyak respon negatif, lantaran arena yang semestinya dimanfaatkan hanya untuk skateboard.

Tapi malah oleh salah seorang wisatawan, justru dipakai dengan mengendarai sepeda motor, untuk membantu mendorong pemain skateboard.

Baca juga: Adidas Home of Sport Hadir di Living World Denpasar Bali, Semakin Dekat dengan Pelanggan!

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 1 Kelas 3 Subtema 2 Pembelajaran 3 Halaman 72 73 74 75 77 78 80

Tangkapan layar seorang wisatawan saat mengendarai sepeda motor di Skatepark Pantai Kuta beberapa hari kemarin.
Tangkapan layar seorang wisatawan saat mengendarai sepeda motor di Skatepark Pantai Kuta beberapa hari kemarin. (Istimewa)

 

Bendesa Adat Kuta, Wayan Wasista, mengaku sangat menyayangkan ulah pengunjung wisatawan Skatepark Pantai Kuta.Ia sangat menyayangkan perilaku tersebut.

Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah atau aparat terkait harus tegas kepada wisatawan yang berperilaku buruk di fasilitas umum di Bali khususnya di Badung.

"Kami sangat menyayangkan kalau ada sepeda motor yang dibawa ke fasilitas umum seperti skatepark. Pemerintah atau aparat terkait harus tegas kepada wisatawan seperti ini," katanya Minggu 13 Agustus 2023.

Pihaknya mengaku, kalau hanya mengandalkan desa adat, tentu tidak bisa maksimal.

Kendati demikian, pihaknya akan berkomunikasi dengan komunitas skateboard di Desa Kuta termasuk dengan instansi terkait.

"Jadi jika perilaku buruk pengunjung dibiarkan, tentu akan merusak fasilitas Skatepark Pantai Kuta.

Terlebih, keberadan Skatepark Pantai Kuta ini, belum diserahkan pengelolaannya kepada Desa Adat Kuta," bebernya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat, maupun para pengguna fasilitas Skatepark Pantai Kuta, agar selalu menjaga fasilitas yang diberikan.

Selain itu, kepada komunitas agar ikut melakukan pengawasan.

"Pengawasan itu perlu. Jangan sampai dijadikan tontonan, bila perlu langsung diberikan teguran," imbuhnya.

Sementara Kadis Pariwisata Badung, Nyoman Rudiartha, belum bisa dikonfirmasi terkait masalah tersebut. (*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved