Berita Denpasar
Perumda Pasar Denpasar Segera Buka Gerai untuk Penerapan Parkir Tapping di Pasar Badung
Setelah melakukan uji coba parkir tapping di Pasar Badung untuk 200 pedagang dan beberapa pengunjung, Perumda Pasar Sewakadharma Kota Denpasar
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Setelah melakukan uji coba parkir tapping di Pasar Badung untuk 200 pedagang dan beberapa pengunjung, Perumda Pasar Sewakadharma Kota Denpasar akan segera melakukan sosialisasi kepada semua pengunjung.
Selain itu, pihak Perumda juga akan membangun sebuah gerai untuk penyediaan kartu tapping termasuk isi ulang saldo.
Baca juga: Bendesa Adat Berawa Sebut Besaran Tarif Parkir Sudah Ada Kesepakatan Termasuk Restribusi 30 Persen
Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma, Ida Bagus Kompyang Wiranata saat dihubungi Selasa, 15 Agustus 2023.
“Saat ini, uji coba sedang berjalan. Segera dalam waktu dekat kami akan sosialisasikan kepada masyarakat atau pengunjung ke Pasar Badung,” kata Kompyang Wiranata.
Baca juga: Penataan Plaza Pengunjung dan Parkir di Pesisir Goa Lawah Senilai Rp 8 Miliar
Pihaknya menambahkan, dengan uji coba parkir tapping itu, bisa mengurangi antrean yang terjadi apalagi di pagi hari.
“Efektif menekan waktu antre. Kalau selama ini yang memakai karcis mereka harus menunggu karcis keluar, sekarang tinggal tempelkan kartu langsung masuk, bisa mengurangi beberapa detik dan lumayan bagus,” katanya.
Baca juga: Ketua DPRD Tabanan Apresiasi Rencana Pemkab Tabanan Tata Parkir Jatiluwih
Ia menambahkan, dalam penerapan parkir tapping ini, Perumda Pasar bekerja sama dengan Bank Mandiri.
Setelah nantinya penerapan di Pasar Badung sukses, selanjutnya akan menyusul di beberapa pasar lain yang rawan krodit.
“Nanti kami akan menyasar pasar-pasar besar yang rawan macet seperti Pasar Kumbasari maupun Pasar Cokroaminoto,” katanya.
Baca juga: Relokasi Pedagang Pasar Umum Negara Mulai 21 Juli, Pekerja Mulai Bangun Los di Parkir Kantor Bupati
Diberitakan sebelumnya, untuk uji coba parkir tapping, pihaknya memberikan sekitar 200 unit kartu kepada pedagang dan beberapa pengunjung sebagai percontohan.
“Polanya sama seperti kita masuk jalan tol, lebih cepat dan mudah,” katanya.
Ia menambahkan, saat menggunakan karcis, ketika pengunjung ke luar area parkir juga banyak yang tidak menyetorkan karcis.
Hal ini juga menurutnya dinilai rawan terjadi penyimpangan.
Melihat hal itu pihaknya pun kini mulai ujicoba sistem seperti di jalan tol.
Dikatakan, saat masuk maupun keluar, pengunjung wajib menempelkan kartu.
Namun, untuk pembayarannya cukup hanya sekali. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.