Kakek Jatuh ke Jurang
BREAKING NEWS! Gede Sedana Ditemukan Tewas di Dasar Jurang Dekat Tukad Kayoandedari Buleleng
Namun naas, kakek asal Dusun Pondok, Desa Petandakan, Kabupaten Buleleng itu, ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia di dasar jurang.
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Breaking News!
Hampir seminggu dinyatakan hilang, Gede Sedana (80) berhasil ditemukan Senin (21/8/2023).
Namun naas, kakek asal Dusun Pondok, Desa Petandakan, Kabupaten Buleleng itu, ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia di dasar jurang dekat Tukad Kayoandedari desa setempat.
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika mengatakan, jasad Gede Sedana ditemukan dalam kondisi sudah berbau busuk oleh soerang warga asal Dusun Lebah Mantung, Desa Sari Mekar, Kecamatan Buleleng bernama Putu Merta (45).
Baca juga: VIRAL! Parkir di Pantai Berawa Badung Sebelumnya Rame di Medsos, Ternyata Nunggak Pajak!
Baca juga: Tragedi Kebakaran Rumah Lansia di Datah Karangasem, Karena Lupa Matikan Dupa, Begini Kondisinya!

Kala itu Putu Merta tengah mencari lebah madu di sekitar Tukad Kayoandedari. Ia pun tiba-tiba mencium aroma tidak sedap.
Penasaran, Putu Merta kemudian menelusuri sumber bau tersebut, hingga akhirnya menemukan sesosok mayat yang masih mengenakan pakaian lengkap.
Atas temuannya itu, Putu Merta pun bergegas melapor ke polisi serta warga setempat.
Setelah dilakukan pemeriksaan, identitas dari jenazah tersebut ialah Gede Sedana, kakek yang dinyatakan hilang sejak Selasa (15/8/2023) lalu.
"Mayatnya ditemukan tidak jauh dari rumah korban. Diduga tewas akibat terpeleset ke jurang. Jenazahnya sudah dievakuasi ke RSUD Buleleng untuk menjalani pemeriksaan," terang AKP Diatmika.
Sebelumnya diberitakan seorang kakek berusia 80 tahun dilaporkan hilang, Selasa (15/8/2023).
Kakek bernama Gede Sedana asal Dusun Pondok, Desa Petandakan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng itu mulanya diduga jatuh ke dalam jurang sedalam 20 meter.
Pencarian pun dilakukan oleh petugas gabungan dari Basarnas Buleleng, TNI-Polri, hingga warga setempat.
Kapolsek Kota Singaraja Kompol Nyoman Pawana Jaya Negara mengatakan, korban terakhir ditemukan oleh keluarganya tengah tidur di kamar. Namun sekitar pukul 14.00 Wita, korban sudah tidak ditemukan di kamar maupun di sekitar rumahnya.
Pencarian terhadap kakek yang sudah dalam keadaan linglung itu pun dilakukan hingga ke jurang atau jembatan yang ada di sekitar rumahnya, dengan melibatkan anjing pelacak. Bahkan pihak keluarga juga melakukan pencarian dengan upaya niskala. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.