Wawancara Khusus
Wawancara Rektor UNHI Prof Damriyasa: Haluan 100 Tahun Ke Depan Jadi Pedoman Para Pemimpin di Bali
Haluan Pembangunan Bali sebagai peta jalan bagi para pemimpin generasi selanjutnya dalam melakukan pembangunan Bali.
Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Ini artinya sudah jadi perdoman di masa jauh ke depan sudah diperhitungkan?
Jadi ada arah dan kita memiliki haluan. Kalau mau membangun Bali, tetap menjaga alam, manusia dan kebudayaan.
Haluan ini berbeda dengan roadmap?
Ya berbeda. Nanti haluan ini bisa dituangkan dalam bentuk peta jalan, apakah 20 tahun. Setiap 20 tahun. Dan ini nanti menjadi perdoman dalam menyusun rencana pembangunan jangka panjang. Kemudian untuk juga menyusun rencana pembangunan jangka menengah.
Jadi kemudian ini momennya juga sangat tepat sekali.
Apalagi di dalam peraturan daerah ini kan siapapun nanti menjadi pemimpin di Bali, baik itu legislatif maupun eksekutif, wajib mempedomani haluan pembangunan ini.
Tahun 2024 ini kan pemilihan umum serentak. Sehingga tahun 2025 itu semua menyusun RPJPD, RPJMD. Kalau tidak ada haluan kan yang Jembrana misalnya ke Timur, yang Karangasem ke Barat.
Kalau diberikan haluan berarti dalam menyusun RPJPD, RPJMD semua sesuai dengan haluan ini.
Jadi sudah ada pedoman. Tinggal sekarang masing-masing pemimpin berikutnya menyusun strategi bagaimana supaya haluan ini bisa terwujud.
Kira-kira ihwal penyusunan materi haluan ini seperti apa? Siapa saja sih yang terlibat orang-orang yang di dalam, mungkin tokoh-tokoh atau siapa yang dilibatkan?
Ya, jadi ini kan kalau dilihat dari waktu penyusunannya dengan dokumen yang begitu lengkap cukup singkat sebenarnya.
Tetapi karena kebiasaan Pak Gubernur, Pak Koster kerjanya kan memang cepat. Kemudian juga kita tidak mengenal waktu untuk menyusun ini.
Jadi, setiap ada program-program yang harus kita selesaikan itu paling cepat lah selesai setengah satu (dini hari).
Kalau ini kan dari segi tahapannya saya kira sudah cukup matang. Jadi, yang pertama ada FGD terbatas untuk menyusun kerangkanya. Kemudian ada FGD diperluas dengan mengundang beberapa tokoh terutama akademisi dari berbagai disiplin ilmu, dari semua unsur-unsur yang diperlukan dalam penyusunan haluan pembangunan ini.
Kemudian setelah FGD diperluas dilakukan seminar. Kemudian dilakukan selanjutnya dengan mengundang pemerintah pusat.
Wawancara Tokoh
Human Interest Story
Wawancara Khusus
100 Tahun Bali Era Baru
Pura Besakih
budaya Bali
Universitas Hindu Indonesia
Bali
Tribun Bali
Gubernur Bali Wayan Koster Sampaikan Pidato Pencapaian Kinerja 5 Tahun Tatanan Bali Era Baru |
![]() |
---|
Pidato Gubernur Koster tentang Pencapaian Kinerja 5 Tahun Tatanan Bali Era Baru |
![]() |
---|
Gubernur Koster Sampaikan Kebudayaan Bali Masa Depan di Haluan Pembangunan 100 Tahun Bali Era Baru |
![]() |
---|
Gubernur Koster Luncurkan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.