Tali Lift Putus di Ubud
BREAKING NEWS! Upacara Pengabenan I Wayan Aries, Korban Lift Maut Ayu Terra Ubud Dimulai Pagi Ini
Upacara pengabenan korban lift Ayu Terra Resort Ubud, I Wayan Aries Setiawan dimulai pagi ini.
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Telah berlangsung rangkaian prosesi Upacara Pengabenan terhadap salah satu korban meninggal dalam tragedi putusnya tali lift di Ayu Terra Resort Ubud, I Wayan Aries Setiawan.
Adapun rangkaian prosesi pengabenan I Wayan Aries Setiawan telah dimulai pagi ini, Jumat 8 September 2023 di Banjar Abiansemal, Desa Lodtunduh, Ubud.
Sebelumnya, jenazah I Wayan Aries Setiawan telah dimandikan pada Kamis 7 September 2023 kemarin.
Berdasarkan penuturan pihak keluarga, pada hari ini, jenazah I Wayan Aries Setiawan akan dikremasi sesuai prosesi Upacara Ngaben.
Kakek mendiang, I Kadek Jaya mengatakan, prosesi pengabenan menggunakan petulangan berupa singa merah.
Baca juga: Ahli K3 Soroti Tali Lift Putus di Ayu Terra Resort Ubud, Sebut Risiko Putus Hampir 0, Ini Alasannya
Sebab, kata dia, Aries merupakan keturunan dari krama inti di Desa Lodtunduh.
"Petulangan singa merah, sudah dari turun temurun. Karena keluarga kami pengelingsir di jagad Lodtunduh, bahkan sebelum adanya puri," ujar Jaya kepada Tribun Bali pada Kamis 7 September 2023 kemarin.
Suasana duka di rumah I Wayan Aries Setiawan, di Banjar Abiansemal, Lodtunduh, Ubud, Kamis 7 September 2023. (Tribun-Bali.com/I Wayan Eri Gunarta)
Lebih lanjut dikatakan, Jumat besok, prosesinya cukup padat. Sebab, mulai dari ngaben, dilanjutkan dengan nganyut, nyekah, lalu meajar-ajar ke Goa Lawah.
"Besok acaranya dari pagi. Setelah jam 12, jenazah berangkat ke setra, lalu ngayut, nyekah, meajar-ajar ke Goa Lawah," ujar pria yang ramah tersebut.
Prosesi tersebut, kata dia, selain dibantu oleh sanak keluarga, juga dibantu oleh krama adat.
Baca juga: Polres Gianyar Jadwalkan Pemeriksaan Owner Ayu Terra Resort Hari Senin 11 September
"Yang ikut sanak keluarga, banjar adat dan teman-teman dekat," ujarnya.
Kalimat Terakhir
Aries merupakan satu dari lima orang pegawai Ayu Terra Resort, Desa Kedewatan, Ubud yang menjadi korban tewas saat tali lift terbuka yang dinaiki putus, lalu jatuh dalam kecepatan tinggi ke dasar lift dengan jarak kisaran 100 meter.
Ayah mendiang Aries, I Made Suarsa saat ditemui di rumahnya, masih terlihat berduka, matanya sembab dan sesekali air matanya membasahi pipinya.
Kepada Tribun Bali, ia menjelaskan jika dirinya tidak memiliki firasat sedikitpun terkait meninggalnya Aries.
Namun sebelum kejadian ini, mendiang sempat berpamitan sama ibunya.
"Tidak ada firasat. Tapi kemarin dia pamitan sama ibunya, yang saat itu ibunya sambil nyapu. "Buk panit, saya kerja," ujar Suarsa.
Iapun tak menyangka pada Jumat 1 September 2023 siang, ada teman Aries yang mengirimkan pesan Facebook, yang mengabarkan Aries kecelakaan kerja. Awalnya ia mengira hanya kecelakaan kerja biasa.

"Kemarin terima kabar dari teman kerja anak saya lewat pesan FB. Posisi tyang lagi bekerja. Bahasanya, "Pak Aries kecelakaan di tempat kerja,". Awalnya saya santai, paling kecelakaan biasa. Lalu lagi ada temannya yang inbox, "Pak bisa ke Ayu Terra sekarang Aries kecelakaan," ujar Suarsa mengisahkan.
Baca juga: Kasus Tragedi Lift Maut di Ubud, Pengacara Bantah Ayu Terra Resort Kurangi Tali Sling Lift!
"Lalu saya telepon yang ngirim pesan. Tapi yang ngangkat telepon itu cewek, sementara yang inbox saya cowok. Asumsi saya awalnya penipu. Tapi setelah saya tanya-tanya katanya tali liftnya putus," ujar Suarsa.
Setelah itu, Suarsa pun mendatangi tempat kerja anaknya, yang hanya berjarak sekitar empat menit dari tempat kerjanya.
"Saya sampai ke sana, sekitar 4 menit. Saya lihat di sana sudah banyak orang. Saya belum dapat info kondisi anak saya. Tapi saya hanya disuruh sabar. Tapi sampai 1 jam saya di lobi, tapi anak saya masih di bawah. Di situ saya yakin, anak saya sudah meninggal," ujar Suarsa lalu menangis.
Suarsa mengenang anaknya tersebut merupakan pemuda berprestasi.
Dimana semasa hidupnya, Aries merupakan atlit futsal yang kerap dipinjam oleh tim lain, dan juga telah memiliki banyak perhargaan di bidang futsal.
"Sosok Aries, dia di masyarakat banyak teman. Apalagi dia aktif di olahraga futsal. Jadi banyak yang minjem. Prestasi dia punya. Banyak piala dan piagam," ujarnya.
Suarsa mengatakan, pasca kejadian ini, pihaknya akan menggelar upacara pengabenan untuk Aries pada 8 September 2023.
"Rencana kita abenkan langsung nyekah. Tanggal 7 September jenazah pulang, tanggal 8 langsung nyekah," ujarnya.
(*)
Ahli K3 Soroti Tali Lift Putus di Ayu Terra Resort Ubud, Sebut Risiko Putus Hampir 0, Ini Alasannya |
![]() |
---|
Tragedi Lift Maut di Ayu Terra Resort Ubud, Polisi Belum Tetapkan Tersangka, Owner Akan Diperiksa |
![]() |
---|
Hari Pertama PJ Gubernur Sang Mahendra di Bali, Simakrama ke Puri Kauhan Ubud, Simak Obrolannya! |
![]() |
---|
Jenazah I Wayan Aries Setiawan, Korban Lift Maut Ayu Terra Ubud Sudah Dimandikan, akan Diaben Besok |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.