Berita Bali

TERTUTUP! Sertijab Pj Gubernur Bali, Ini Pesan Mendagri, Bupati/Wali Kota dan Kepala OPD Hadir

Pada acara tersebut Tito juga mendengarkan paparan dari Gubernur Bali sebelumnya yakni Wayan Koster selama 5 tahun.

Tribun Bali/ Ni luh Putu Wahyuni Sari
WAWANCARA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian saat wawancara dengan media, didampingi Pj Gubernur Bali Irjen Pol Sang Made Mahendra Jaya dan Wayan Koster, di sela-sela acara Sertijab di Gedung Ksirarnawa Art Center, Denpasar, Jumat (8/9). 

Tangis Haru Koster

RATUSAN aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali datang ke acara serah terima jabatan (Sertijab) Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya di Art Center, Jumat (8/9).

Setelah menghadiri acara sertijab, ratusan ASN yang juga terdiri dari kepala dinas dan pimpinan instansi lainnya berkumpul di depan Gedung Ksirarnawa untuk memberikan setangkai bunga mawar sebagai ucapan terima kasih kepada Gubernur Bali, Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana (Cok Ace).

Koster, Cok Ace dan Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya pun berjalan di tengah kumpulan ASN sambil berjabat tangan dan menerima bunga yang diberikan. Saat menerima bunga dari para ASN, terlihat wajah haru dari Koster dan istrinya yakni Putri Suastini. Bahkan Koster dan Putri Suastini menitikkan air matanya, tak kuasa menahan tangis haru. Saat menyalami ASN satu per satu, Koster juga mengatakan rasa terima kasihnya.

Saat ditemui di Art Center, Koster mengatakan dalam kondisi yang sehat karena telah mengirup udara di kampung halamannya yakni di Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng. “Sehat karena kena udara Desa Sembiran. Bukan liburan, istirahat saja. Tidak ada (beban),” jelas Koster.

Ia mengatakan, seusai masa jabatannya habis, bapak dua anak ini hanya menghabiskan waktunya di kampung halamannya di Desa Sembiran dengan berkebun. Ketika disinggung apakah masih memikirkan politik, Koster menjawab tentunya masih fokus dengan politik agar PDI Perjuangan menang mutlak di Bali.

“Pasti mikiran politik supaya PDIP menang mutlak. Yakin (Ganjar Pranowo) menang di atas 90 persen. Harus menang (Ganjar Pranowo),” katanya.

Sebelumnya pada Senin (4/9) lalu ketika sidang istimewa perpisahan Gubernur Bali di Kantor DPRD Bali, Koster memang mengatakan hendak beristirahat karena selama ini kekurangan waktu tidur.

Saat itu ia juga mengakui bahwa sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ia harus menjalankan tugasnya untuk mengatur strategi bagi kemenangan partainya dalam pemilu. “Saya nomor satu mau istirahat total dulu, karena lima tahun saya defisit tidur, kurang tidur saya. jadi mau istirahat total dulu dalam seminggu,” ujarnya. (sar)

 

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved