Viral Pelajar SMK di Ubud
Beredar Postingan Video Syur Siswi Ubud Bali, Polisi Ungkap Adanya Motif Pemerasan
Beredar Postingan Video Syur Siswi Ubud Bali, Polisi Ungkap Adanya Motif Pemerasan
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Aloisius H Manggol
Pihaknya menduga itu akun bodong.
Sementara link video http://bit.ly/3r8oyxB yang diunggah dengan keterangan 'video nakal oknum pelajar SMK Mas Ubud tidak bisa dibuka.
Perkembangan Kasus Video syur Sejoli SMA Buleleng
Sementara itu, kasus Video syur pasangan kekasih, KR (16) dan PF (16) masih terus didalami penyidik Polres Buleleng.
Video syur itu bahkan telah diketahui orangtua mereka.
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Sawan.
Tersebarnya video itu membuat orangtua PF mengetahui anaknya telah disetubuhi oleh KR.
Tak terima dengan kejadian itu, orangtua PF pun melaporkan KR ke Polres Buleleng pada Minggu (17/9).
Dari laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan PF.
Dari hasil penyelidikan diketahui kedua sejoli tersebut sudah melakukan hubungan badan sebanyak tiga kali dalam kurun waktu yang berbeda.
Terakhir dilakukan pada Selasa (12/9).
"Mereka ini masih satu sekolah. Karena videonya tersebar, pihak keluarga yang perempuan kemudian melaporkan pihak yang laki-laki," jelas Diatmika, Selasa (19/9).
Dalam menangani kasus ini, polisi telah melakukan visum namun hasilnya belum diterima secara resmi dari rumah sakit.
Penyidik pun kini masih akan meminta keterangan lebih mendalam dari saksi-saksi dan terlapor.
Karena terlapor juga di bawah umur, tidak menutup kemungkinan kasus ini akan diselesaikan dengan upaya Restorative Justice atau diversi.
Dengan adanya kejadian ini, Diatmika mengimbau kepada seluruh orangtua untuk lebih ketat dalam mengawasi anak-anaknya.
"Kemungkinan RJ atau diversi juga bisa. Tapi kita dalami dulu masih dalam penyelidikan, kalau memang digelar bisa ke tahap penyidikan. Di era digitalisasi ini orangtua harus selalu memperhatikan aktivitas anaknya masing-masing,” tandasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.