Berita Bangli
Pohon Tumbang Di Desa Suter Timpa Rumah Warga
Angin kencang yang terjadi di wilayah Kecamatan Kintamani mengakibatkan musibah pohon tumbang. Tumbangnya pohon
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Angin kencang yang terjadi di wilayah Kecamatan Kintamani mengakibatkan musibah pohon tumbang. Tumbangnya pohon jenis albesia itu bahkan menimpa rumah warga.
Musibah pohon tumbang tersebut diketahui menimpa kediaman milik I Wayan Adnyana yang berlokasi di Banjar Beluhu, Desa Suter.
Menurut salah satu tokoh masyarakat setempat bernama I Made Diksa, musibah itu terjadi pada Sabtu, 14 Oktober 2023 sekitar pukul 22.00 wita.
"Diduga musibah ini akibat angin kencang. Karena sejak dua hari terakhir, angin di sekitar wilayah Suter dan desa sekitar memang tergolong kecang," katanya dikonfirmasi Minggu, 15 Oktober 2023.
Akibat tumbangnya pohon setinggi 12 meter itu mengakibatkan rumah milik Wayan Adnyana mengalami kerusakan. Walau demikian, pada saat kejadian pemilik rumah sedang berada di kediaman tetangga.
"Syukurnya tidak ada korban. Untuk sementara, pemilik rumah mengungsi di kediaman orang tuanya. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan," imbuh dia.
Sementara itu petugas BPBD dan Damkar Bangli telah mendatangi lokasi pohon tumbang untuk melakukan proses evakuasi.
Kepala Pelaksana BPBD Bangli, I Wayan Wardana menyebut pelaksanaan evakuasi material bencana dimulai pukul 11.30 wita dan berakhir satu jam kemudian.
"Akibat musibah ini kerugian materiil yang dialami korban ditaksir mencapai Rp 15 juta," kata dia.
Disinggung upaya tindaklanjutnya, Wayan Wardana mengatakan pihaknya akan melakukan komunikasi dengan Dinas Sosial dan PMI Bangli untuk upaya pemenuhan kebutuhan dasar seperti logistik.
• Kebakaran Lahan di Karangasem Bisa Capai 15 Kasus Perminggu
Selain juga melakukan koordinasi dengan Bidang Pasca Bencana untuk usulan bantuan Dana Pasca Bencana.
"Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan upayakan pengelolaan risiko bencana," ucapnya (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.