Pemilu 2024

Suami Istri Nyaleg Beda Partai, Tarung di Satu Dapil Klungkung

Ada yang menarik setelah KPU Klungkung mengumumkan Daftar Calon Tetap (DCT) dalam pemilihan legislatif (Pileg) Klungkung pada Pemilu 2024.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Klungkung, I Nengah Suwitra (tengah) dan Sekretaris Perindo Klungkung, I Ketut Margiana (kiri). 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Ada yang menarik setelah KPU Klungkung mengumumkan Daftar Calon Tetap (DCT) dalam pemilihan legislatif (Pileg) Klungkung pada Pemilu 2024.

Ada pasangan suami istri yang ternyata maju dari partai berbeda, namun tarung dalam dapil yang sama.


Ia adalah caleg incumbent, I Nyoman Mujana yang kembali maju dari Partai Perindo nomor urut 4. Sementara sang istri, Ni Nengah Suwati nyaleg lewat Partai Hanura nomor urut 3.

Baca juga: Tiga Perbekel Maju Pileg Gianyar Digantikan Pj Perbekel

Pasangan suami istri ini tarung di dapil yang sama, yakni Klungkung 1 (Kecamatan Klungkung).


Hal ini ternyata sudah lama dicurigai oleh pengurus Perindo Klungkung.

Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Klungkung, I Nengah Suwitra mengatakan, dirinya mendapatkan informasi jika istri kadernya yang juga anggota DPRD Klungkung ikut maju ke pemilihan legislatif.

Baca juga: Diskusi Generasi Muda Golkar Ricuh! Bertajuk Selamatkan Golkar Menuju Pileg, Simak Beritanya!

Namun sang istri maju dari partai yang berbeda.


"Tapi waktu itu kan masih Daftar Calon Sementara (DCS), nah sekarang DCT itu sudah keluar dan setelah dicek ternyata informasi itu memang valid," ungkap Suwitra, Sabtu (4/11/2023).


Terkait hal tersebut, dirinya selalu Ketua DPD Perindo Klungkung langsung menggelar rapat dengan pengurus dan sepakat akan bersurat ke DPW dan DPP Partai Perindo.

Baca juga: Baru Perindo dan Partai Pembangunan Ajukan Perbaikan Dokumen Bacaleg Pileg Gianyar


"Selaku Ketua, saya harus menjaga marwah dan martabat partai, jadi saya akan segera bersurat ke DPW dan DPP. Saya akan laporkan hal ini," ungkapnya.


Namun terkait sanksi, pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke DPP Perindo.


Sementara Sekretaris Perindo Klungkung, I Ketut Margiana unsur pimpinan DPD Perindo Klungkung kaget dan merasa sangat kecewa dengan hal ini.

Baca juga: Supriadi Akan Dekati Kader PAN dan PKB untuk Pileg Gianyar


"Menurut kami etika politik yang tidak baik dipertontonkan oleh kadernya yang notabene seorang anggota DPRD terpilih mewakil partai perindo 2019 -2024, yang mana kader atau partai politik harusnya punya rasa/prinsip sekasur, sesumur, sekampung yang menjadi bagian militansi," ujar Margiana, Minggu (5/11/2023).


Menurutnya hal itu harusnya ditanamkan kepada diri sendiri dan bagian orang-orang terdekat misal anak istri. Bagi kami ini merupakan pengkhianatan/perselingkuhan politik.


"Semoga tidak dijadikan contoh oleh kader-kader kami khususnya di Partai Perindo. Kemarin kami sudah mengadakan pertemuan bersama unsur pimpinan dan kader-kader Partai Perindo. Kami akan segera bersurat melaporkan kejadian ini ke DPW dan DPP selaku pimpinan tertinggi kami di Partai Perindo," ungkap Margiana.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved