Berita Bali
Pimpin HUT ke-78 Brimob Polri Kapolda Bali Ingatkan Ancaman Teroris & Perkuat Pengamanan Pemilu 2024
Pimpin HUT ke-78 Brimob Polri, Kapolda Bali Ingatkan Ancaman Teroris dan Perkuat Pengamanan Pemilu 2024, Tak Boleh Lengah
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala Kepolisian Daerah Bali, Irjen. Pol. Ida Bagus Kd Putra Narendra, SIK MSi meneruskan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi agar Korps Brimob sigap terhadap ancaman terorisme menunggangi isu konflik militer Israel dan Hamas, selain itu juga concern terhadap pengamanan tahun politik.
Hal tersebut disampaikan Kapolda Bali saat memimpin upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke 78 Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri tahun 2023 di Lapangan Iptu S. Soetardjo, Mako Brimob, Tohpati, Denpasar, Bali, pada Kamis 16 November 2023.
Personel diingatkan tentang ancaman Teroris dan pengamanan pemilu serentak 2024 agar disikapi dengan penuh kewaspadaan, sungguh-sungguh serta tidak underestimate.
"Lakukan Preventive Strike dengan berkolaborasi bersama Densus 88 Anti Teror guna mengantisipasi pelaku teror melancarkan aksinya. Perlu diwaspadai adanya kelompok teror yang menggunakan isu konflik Palestina-Israel sebagai propaganda, guna memicu aksi teror secara terorganisir maupun lone wolf," ucap Kapolda Bali
"Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024. Amankan seluruh tahapan pemiludengan penuh kewaspadaan, sungguh-sungguh dan tidak under estimate. Pastikan pembagian 4 wilayah zonasi serta kesiapan pasukan power on hand Kapolri dapat dimobilisasi kapanpun dan dimanapun jika sewaktu-waktu diperlukan," jabarnya.
Adapun Tema HUT ke-78 Korps Brimob Polri tahun 2023 adalah "Negara Aman Menuju Indonesia Maju".
Cikal bakal Korps Brimob Polri berawal dari terbentuknya Tokubetsu Keisatsutai yang kemudian berubah menjadi Polisi Istimewa dan secara heroik terlibat dalam berbagai pertempuran merebut kemerdekaan.
Selanjutnya, Polisi Istimewa dilebur dan berubah nama menjadi Mobile Brigade (Mobrig) pada 14 November 1946, yang akhirnya ditetapkan sebagai hari jadi Korps Brimob Polri.
Dalam perjalanannya, Mobile Brigade terus menunjukan kesetiaan dan pengorbanan untuk menumpas berbagai pemberontakan guna mempertahankan kemerdekaan.
Baca juga: Plt Bupati Klungkung Made Kasta: Krisis Air di Nusa Penida Juga Pengaruhi Stunting
Berkat hal tersebut, pada 14 November 1961, Ir. Soekarno menganugerahkan pataka “Nugraha Sakanti Yana Utama” dan sekaligus mengubah nama Mobrig menjadi Brigade Mobil (Brimob).
Kapolda Bali menyampaikan, bahwa saat ini Indonesia tengah menghadapi tantangan ketidakpastian global yang melahirkan gejolak ekonomi global.
"Untuk menghadapinya, dibutuhkan tranformasi ekonomi yang harus didukung dengan stabilitas kamtibmas yang kondusif," ujar dia.
Hal ini sebagaimana penekanan Presiden RI bahwa stabilitas keamanan itu penting dalam rangka pembangunan Negara dan pertumbuhan ekonomi dalam situasi tidak pasti karena ketidakpastian global.
Oleh sebab itu dalam rangka mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional, terdapat berbagai tantangan stabilitas kamtibmas yang perlu menjadi perhatian Korps Brimob Polri.
“Namun saya yakin soliditas dan jiwa korsa yang kita miliki akan menjadi kekuatan, sehingga sosok Polri dapat senantiasa menyelesaikan tantangannya dengan Presisi,” tegasnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.