Tali Lift Putus di Ubud
Sudah 3 Bulan, Kasus Lift Maut Ayuterra Resort Jalan di Tempat
Kasus lift maut Ayuterra Resort yang menewaskan lima orang pekerjanya, bak hilang ditelan bumi.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kasus lift maut Ayuterra Resort yang menewaskan lima orang pekerjanya, bak hilang ditelan bumi.
Di mana pasca menetapkan dua orang tersangka, yakni vendor dan owner Ayuterra Resort, Sat Reskrim Polres Gianyar tak memberikan perkembangan pada awak media.
Baca juga: Tragedi Lift Maut Ubud, Berkas Tersangka Ayuterra Resort Siap Diserahkan ke Kejaksaan!
Namun berdasarkan informasi dihimpun, Kamis 16 November 2023, kedua tersangka, yakni Mujiana selaku vendor dan Vincent Juwono selaku owner Ayuterra Resort, masih menghirup udara bebas.
Sebab kasusnya belum dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Gianyar.
Sementara kedua orang tersebut selama menjadi tersangka, tidak dilakukan penahanan.
Baca juga: Lift dengan 1 Sling Bukan Cuma di Ayuterra Resort, PHRI Bali Minta Semua Hotel Utamakan Keselamatan
Kanit 1 Idik Satreskrim Polres Gianyar, Ipda Titan Kurniawan saat dikonfirmasi, mengatakan bahwa kasus tersebut sudah ditangani Kanit IV Reskrim Polres Gianyar.
Diapun meminta untuk mengkonfirmasi ke sana.
"Sudah ditangani Kanit IV," ujarnya saat dikonfirmasi via telepon, Rabu 15 November 2023.
Baca juga: Ini Alasan 2 Tersangka Lift Jatuh Ayuterra Resort Ubud Bali Tidak Ditahan
Sementara itu, Kanit IV Reskrim Polres Gianyar, Yoga mengatakan tak berwenang memberikan keterangan. Iapun meminta agar menanyakan langsung ke atasannya.
"Mohon maaf, kami tak berwenang memberikan keterangan, karena kami memiliki atasan," ujarnya.
Kasatreskrim Polres Gianyar, AKP M Gananta sendiri belum memberikan keterangan terkait kasus Ayuterra. Saat dihubungi via telepon, ia tak mengangkat.
Baca juga: Tersangka Ayuterra Resort Tak Ditahan, Tapi Dilarang Keluar Bali
Sementara pesan WhatsAPP yang dikirim belum direspons.
Berdasarkan informasi masyarakat di kawasan Desa Kedewatan, Ubud yang menjadi lokasi tragedi maut itu, menyebutkan bahwa saat ini, resort yang memiliki view tebing sungai ayung tersebut, telah beroperasi secara normal.
Bahkan, informasinya banyak wisatawan yang menginap di sana.
"Sudah normal, sudah ada yang nginap. Seperti tidak pernah terjadi apa-apa. Mungkin wisatawan yang menginap tak tahu atau memang tidak memikirkan apa yang pernah terjadi di sana," ujar seorang warga setempat. (*)
Berita lainnya di Ayuterra Resort
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.