Mobil Pemedek Nyungsep di Bangli

Hasil Pemeriksaan Minibus Kecelakaan Maut di Nongan, Ini Fakta Kondisi Rem Mobil Keluaran 1983

Kasatlantas Polres Karangasem, AKP I Komang Sapta Pramana, mengatakan, pemeriksaan mendatangkan mekanik bersertifikat. Teknisi ini mengecek mobil kel

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Kondisi minibus pengangkut pamedek yang mengalami kecelakaan di Nongan, Kamis 16 November 2023. Inset: Jenazah dipulangkan ke rumah duka. 

Sebelum masuk jalan menurun, sudah ada permasalahan yang dialami sehingga membuat sopir kurang konsentrasi.

Laju kendaraan sedikit oleng.

Sesampainya di lokasi kejadian, mobilnya tak terkendali sehingga nyungsep.

"Sampai di jalan turunan, kendaraan sudah tak bisa dikendalikan. Para penumpang di dalam Isuzu juga berteriak histeris, sehingga membuat sopir tak konsentrasi. Akhirnya kecelakaan tidak bisa terhindarkan," kata Sapta.

Akibat kejadian, sopir dikenakan pasal 310 UU No 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

Untuk diketahui, kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Nongan-Bangli, merenggut 6 nyawa.

Pamedek yang meninggal yakni Ni Luh Kantun, I Komang Wikrama Yogi Arta, I Ketut Mangku, Gede Silayasa, Ni Nyoman Ayu, serta Ni Made Riati. Sedangkan 7 penumpang lainnya mengalami luka berat. 

Baca juga: Sering Bengong, Sopir Minibus Kecelakaan Nongan akan Dibawa ke Psikolog Jika Psikologis Belum Pulih

Sosok I Komang Wikrama Yogi, Salah Satu Korban Tewas

Isak tangis terdengar di ruang kelas IV SD Negeri 2 Sukadana, Desa Sukadana, Kubu, Karangasem, Jumat (17/11/2023) siang.

Guru dan siswa berduka merasa kehilangan I Komang Wikrama Yogi Arta (9), korban kecelakaan di Banjar Sigar, Desa Nongan, Kecamatan Rendang.

Wajah sosok I Komang Wikrama Yogi masih terbayang.

Para siswa belum bisa melupakan canda tawanya, senyuman, hingga tingkah laku di sekolah.

"Dia orangnya baik dan senang  menghibur. Sebelum kejadian, korban sempat menitip pesan agar tanggal kahir," jelas  Ni Komang  Ayu  Oktarina, teman Komang Wikrama Yogi Arta.

Siswa asal Desa Sukadana itu mengungkapkan, I Komang Wikrama adalah sosok yang periang, humoris, senang berguyon, dan sering menghibur temannya di kelas.

Sosok yang mampu merubah suasana kelas yang tegang jadi riang melalui tawa candanya. Tidak hanya siswa. Guru juga utarakan hal sama.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved