Liburan Nataru di Bali
Rekomendasi Rute Jalan-jalan di Ubud, Dari Berwisata Sejarah Hingga Ngopi Pinggir Hutan
Jika mencari tempat dimana tidak terlalu padat wisatawan, coba datang ke Ubud Bali, inilah rekomendasi kunjungan ke Ubud Bali versi Tribunews
Penulis: Arini Valentya Chusni | Editor: Ngurah Adi Kusuma
Laporan Wartawan Tribun Bali, Arini Valentya Chusni
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bank Indonesia memproyeksikan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada 2023 mencapai 5,25 juta orang.
Proyeksi tersebut seiring semakin naiknya angka kunjungan wisman ke Bali yang hingga Oktober 2023 kunjungan sudah mencapai 4,4 juta orang.
Sudah bisa dibayangkan betapa padatnya dan macetnya Bali saat libur Natal dan Tahun Baru nanti.
Kawasan Bali Selatan seperti Seminyak dan Kuta menjadi destinasi nomor satu yang dikunjungi wisatawan.
Jika Tribunners mencari tempat dimana tidak terlalu padat wisatawan, coba datang ke Ubud Bali.
Inilah rekomendasi kunjungan ke Ubud Bali versi Tribun Bali.

1. Pura Saraswati
Pertama, kamu bisa kunjungi Pura Saraswati atau Saraswati Temple.
Pura yang berlokasi di Jalan Kajeng Ubud ini tidak pernah sepi pengunjung.
Baik masyarakat lokal, wisdom, wisman semua penasaran dengan cantiknya arsitektur pura yang dibangun oleh I Gusti Nyoman Lempad.
Pura ini dibangun sebagai tempat pemujaan Dewi Saraswati atau di agama Hindu dewi ini sebagai Dewi Pengetahuan.
Tepatnya lokasi Pura Saraswati berada di belakang Cafe Lotus Ubud di Jalan Raya Kajeng.
Pura Taman Saraswati buka setiap hari dari pukul 07:00 – 17:00. Masuk kawasan ini Gratis loh!
Sebagian besar wisatawan yang mengunjungi objek wisata Pura Saraswati akan berfoto dengan latar belakang arsitektur pura khas Bali dengan tata kolam bunga teratai.

2. Pasar Seni Ubud
Setelah mengunjungi Pura Saraswati. Tribunners bisa pergi ke Pasar Seni Ubud.
Lokasi pasar Ubud juga terbilang strategis karena berada di depan istana raja ubud yang bernama Puri Saren Ubud.
Hal unik lain yang menambah daya tarik pasar tradisional Ubud yaitu pasar ini pernah dijadikan lokasi syuting film Hollywood dari Julia Roberts yang berjudul Eat Pray Love.
Pasar Ubud Bali dibagi menjadi dua area yaitu blok barat dan blok timur.
Blok barat merupakan pasar seni Ubud utama sedangkan blok timur merupakan pasar tradisional yang melayani kebutuhan sehari-hari.
Pasar seni Ubud Bali menjual berbagai macam barang cinderamata maupun oleh-oleh khas Bali.
Mulai dari topeng, patung, lukisan, beraneka gerabah, syal sutra yang indah, kemeja santai, layang - layang, keranjang, topi dan pernak-pernik hasil kerajinan lainnya tersedia di Ubud Art Market Bali.

3. WYAH Ubud
Setelah puas berbelanja di Pasar Seni Ubud, Tribunners bisa ngopi santai dengan mengunjungi WYAH Ubud.
Wyah sendiri merupakan singkatan dari While You Are Here yang memiliki arti ‘ketika kamu di sini’.
Berlokasi di Jalan RSI Markandya II, Keliki, Kecamatan Ubud, Gianyar, Bali, WYAH Ubud miliki tiga lantai dengan suasana outdoor dan juga semi outdoor yang mengasyikkan.
Lokasinya yang berada di sekitar pepohonan yang menjulang tinggi memang cocok dengan konsep WYAH yaitu menyatu dengan alam.
Bagi Tribunners yang mencari suasana kafe baru dan nyaman untuk membuat tugas ataupun work from cafe, pasti bakal jatuh cinta ketika berada di sini.
Untuk jam operasionalnya, WYAH buka dari hari Senin - Jumat pukul 06.30 - 19.00 WITA. Dan di hari Sabtu - Minggu buka pukul 06.30 - 20.00 WITA.
Jadi, itulah beberapa kegiatan yang bisa kamu kunjungi ketika berada di Ubud Bali. See you di Pulau Dewata!(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.