Pemilu 2024
KPU Bangli Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara, Begini Hasilnya
KPU Bangli Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara, Begini Hasilnya
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli melaksanakan simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara, Selasa 26 Desember 2023.
Simulasi ini bertujuan untuk mengestimasi waktu yang dibutuhkan pemilih saat dalam bilik suara.
Simulasi tersebut berlangsung di TPS 24 Desa Tamanbali, yang berlokasi di Banjar Kuning.
Ketua KPU Bangli, I Kadek Adiawan menjelaskan, kegiatan simulasi melibatkan seluruh warga, sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada TPS 24.
Di mana jumlahnya sebanyak 189 orang.
"Dalam simulasi ini ada beberapa warga yang tidak hadir, karena yang bersangkutan sedang bekerja di Denpasar," sebutnya.
Dipilihnya TPS 24 sebagai lokasi simulasi, jelas Adiawan, karena alasan aksesibilitas dan komunikasi.
Menurutnya apabila DPT berada di satu Banjar dan satu TPS, maka kelihan banjar setempat lebih mudah menginformasikan dan mengarahkan warganya untuk ikut simulasi.
Kata Adiawan, sebenarnya lokasi simulasi akan dilaksanakan di Banjar Jelengkungkang, Desa Tamanbali.
Baca juga: Jumlah Calon KPPS Dipastikan Cukup Untuk Penuhi Kebutuhan di 2.275 TPS di Kabupaten Buleleng, Bali
Di wilayah tersebut memang DPTnya dari satu Banjar. Hanya saja ada dua TPS.
"Setelah kita cek ulang di DPT, Banjar Kuning cocok menjadi lokasi simulasi. Karena DPT berada di satu Banjar dan satu TPS. Begitupun tokoh masyarakat sekitar juga mendukung pelaksanaan simulasi ini," ucapnya.
Lebih lanjut disampaikan, tujuan pelaksanaan simulasi ini adalah untuk mengestimasi waktu yang dibutuhkan.
Baik dalam proses pemungutan maupun proses penghitungan suara.
Hal ini dikarenakan pada Pemilu 2024, terdapat lima jenis surat suara.
Diantaranya surat suara Pilpres, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.