Aksi Begal di Ubud

3 Identitas Pelaku Pembegalan Sopir Tranportasi Online di Sayan Ubud, 2 Orang Di Bawah Umur

Berikut ini adalah identitas pelaku percobaan pembegalan terhadap sopir transportasi online di Sayan Ubud.

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: I Putu Juniadhy Eka Putra
TRIBUN BALI/ Wayan Eri Gunarta
Kendaraan korban menabrak plang warung makan usai dibegal di Jalan Raya Sayan, Ubud, Gianyar 

Korban yang diketahui namanya I Komang A Suryaningrat (24) tersebut lantas menjemput ketiganya di depan Pasar Sayan menggunakan mobil Avanza warna putih.

Beberapa meter perjalanan, leher korban langsung dicekik, dipukul dan diancam menggunakan senjata tajam oleh ketiga penumpangnya.

Baca juga: Aksi Begal di Ubud: Sopir Online asal Songan Dicekik dan Ditodong Pisau oleh Penumpang di Sayan

Mendapat perlakuan demikian, korban lantas banting stir ke kiri lalu meloncat dari dalam mobil.

Saat itu, mobil Avanza DK 1655 KU tersebut lantas melindas besi  sehingga semua bannya pecah, dan mobil berhenti setelah menabrak plang warung babi guling seken.

Setelah itu, korban berteriak meminta pertolongan. 

Mendengar hal itu, warga yang sedang ramai di Pasar Sayan langsung berbondong-bondong ke TKP, banyak dari mereka yang datang membawa batang kayu besar.

Saat itu, ketiga korban mengunci dirinya di dalam mobil, hingga aparat kepolisian datang, pelaku pun berhasil diamankan. 

Lantas,massa yang emosi, memberikan pelajaran pada para korban. Namun beruntung nyawa ketiganya masih selamat.

Kendaraan korban menabrak plang warung makan usai dibegal di Jalan Raya Sayan, Ubud, Gianyar
Kendaraan korban menabrak plang warung makan usai dibegal di Jalan Raya Sayan, Ubud, Gianyar (TRIBUN BALI/ Wayan Eri Gunarta)

Pemilik Warung Babi Guling Seken, I Made Dana mengatakan, berdasarkan keterangan korban, ia sempat dicekik, dipukul dan diancam pakai pisau.

"Tujuannya memang mau merampas kendaraan. Saat itu, sopir langsung meloncat dari dalam mobil, sehingga kakinya terkilir dan luka. Sudah dibawa ke klinik untuk diobati," ujar Dana.

Kapolsek Ubud, Kompol I Made Uder saat ditemui di TKP mengatakan, saat tiba di TKP, para terduga pelaku masih berada di dalam mobil.

 "Yang bersangkutan sempat mau menghilangkan barang bukti sajam. Saat petugas mengamankan, dia melempar sajam ke gorong-gorong. Untung bisa kami temukan, meskipun dalam kondisi gelap," ujarnya.

Ditanya terkait identitas pelaku dan korban, Kompol Uder belum mengetahui. "Identitas belum saya ketahui, masih diperiksa di Polsek," ujarnya di TKP. 

Pj Perbekel Sayan, Mangku Ketut Gede Kusumajaya mengatakan, pasca kejadian ini, pihaknya meminta pada masyarakat di wilayahnya agar selalu waspada, terutama untuk masyarakat yang berprofesi sebagai sopir

"Kami minta, jika menaikkan penumpang agar di tempat yang ramai, dan selalu waspada pada pihak yang memesan kendaraan, agar tak terjadi kejadian seperti ini lagi," ujarnya saat ditemui di TKP. 

(*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved