Aksi Begal di Ubud
Penuturan Korban Begal di Jalan Raya Sayan Ubud, Lompat dari Mobil untuk Selamatkan Diri
Korban aksi dugaan pembegalan di Jalan Raya Desa Sayan, Ubud, Gianyar I Komang A Suryaningrat (24) bersyukur masih bisa berkumpul dengan keluarganya.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: I Putu Juniadhy Eka Putra
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Korban aksi dugaan pembegalan di Jalan Raya Desa Sayan, Ubud, Gianyar I Komang A Suryaningrat (24) bersyukur masih bisa berkumpul dengan keluarganya.
Namun, pria asal Banjar Batu Meyeh, Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli masih mengalami luka pada jempol dan lututnya, saat menyelamatkan diri dari aksi tiga orang terduga begal yang terjadi Rabu 3 Januari 2024 malam.
Kepada Tribun Bali, Komang Suryaningrat menceritakan, kejadian tersebut bermula saat ia menjalankan profesinya sebagai sopir online.
Malam itu, ia mendapatkan pesanan melalui aplikasi, lalu ia jemput di depan Pasar Sayan.
"Pas di titik penjemputan saya tanya sama customer, dia ngakunya namanya sama dengan yang memesan. Lalu naik lah dia ke mobil. Sudah naik, lalu dia memanggil dua orang lagi. Sini-sini, gitu katanya," ujar Suryaningrat melalui sambungan telepon pada Kamis 4 Januari 2024.
Baca juga: Terduga Pelaku Begal di Sayan Baru Kerja Sehari di Sebuah Proyek di Ubud
Setelah semua pintu mobil ditutup, kata dia, tiba-tiba pundaknya dipukul.
"Saya kan bertanya, kenapa begitu? Langsung tiba-tiba ada yang mencekik leher saya, dan mengancam saya dengan benda yang dibawa, entah apa saya kan gak jelas melihat waktu itu karena panik," tuturnya.
Setelah itu, pelaku yang duduk di bangku belakang memukul pipi kanan korban.
Namun saat itu, Suryaningrat mengkau tak begitu merasa sakit.

"Saya dipukul di bagian pipi kanan sambil menyuruh jalan. Saat itu saya panik, lalu saya jalan pelan-pelan. Pas tangan pelaku lepas dari leher saya, lalu memegang pundak saya. Saya merasa saat itu bisa lepas, lalu saya lompat keluar mobil. Dan mobil saya melaju sendiri. Usai melompat, saya meminta tolong bahwa di dalam mobil saya ada begal. Lalu warga datang menolong," ungkapnya.
Akibat melompat dari dalam mobil yang melaju, Suryaningrat pun mengalami luka di kaki, dan telah mendapatkan perawatan medis.
Pihaknya berharap para pelaku diproses secara hukum yang berlaku.
"Mudah-mudahan tidak ada korban lagi, saya harap pelaku mendapatkan hukuman yang sesuai," ujarnya.
Keseharian Pelaku
Para tokoh desa di Desa Sungakerta, Kecamatan Ubud, Gianyar, Bali merasa terkejut atas kasus dugaan pembegalan di Jalan Raya Sayan, Ubud, Rabu 3 Januari 2024 malam.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.