Aksi Begal di Ubud
UPDATE Aksi Begal di Desa Sayan Ubud, Kasatreskrim Gianyar : Kami Belum Temukan Sajam
UPDATE Aksi Begal di Desa Sayan Ubud, Kasatreskrim Gianyar : Kami Belum Temukan Sajam
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Terduga pelaku begal telah mendekam di sel tahanan Polres Gianyar, Bali untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Namun sejauh ini, para pelaku disebut belum bisa dimintai keterangan.
Berbeda dengan informasi di lapangan yang menyebut terduga pelaku membawa sajam.
Satreskrim Polres Gianyar mengkonfirmasi bahwa pihaknya belum menemukan sajam tersebut.
Kasatreskrim Polres Gianyar, AKP Gananta, Kamis 4 Januari 2024, membenarkan bahwa ketika terduga pelaku begal sudah diamankan di Mapolres Gianyar.
Namun sejauh ini, pihaknya belum mendapatkan keterangan yang jelas dari para pelaku.
Sebab mereka masih belum sadar secara psikis, diduga karena pengaruh obat-obatan.
"Hingga kini kami belum mendapatkan keterangan dari pelaku utama, karena pelaku sedang dalam pengaruh obat-obatan," ujarnya.
AKP Gananta menyebut, berdasarkan secuil keterangan terduga pelaku yang bekerja sebagai buruh proyek, mereka mengaku tak tahu apa-apa terkait hal ini.
Baca juga: Tiga Pelaku Aksi Begal dengan Sajam di Desa Sayan Berhasil Diamankan Polisi, Ini Kata Kapolsek Ubud
Sebab, mereka mengaku hanya diajak oleh terduga pelaku Wisnua Agung Pradana.
"Sementara pelaku (yang berstatus) anak-anak, mereka mengaku tidak tau menahu, tiba-tiba pelaku utama sudah mengajak masuk grab. Saat ini kami masih dalami," ujarnya.
Terkait informasi bahwa ada pelaku yang membawa senjata tajam, AKP Gananta belum bisa memastikan hal tersebut.
Sebab sajam yang dikabarkan di bawa pelaku itu belum ditemukan.
"Sajam yang dibawa hingga kini belum ditemukan," ujarnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.