Berita Bali
Pariwisata Bali Jangan Terpusat di Selatan, Dispar Buat Pola Perjalanan Wisata yang Menyebar
Tjok Pemayun mengimbau kepada wisatawan yang tiba di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk menggunakan jasa taksi resmi
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Terlebih akan membuat keengganan wisatawan berkunjung ke Bali (atau repeater).
Pengamat Pariwisata Prof Dr Drs I Putu Anom BSc MPar mengatakan, belum terurainya kemacetan, khususnya di Bali selatan akan berisiko pada berkurangnya jumlah repeater atau kunjungan kembali oleh wisatawan.
“Wisatawan tidak akan mau lagi berkunjung untuk kedua kalinya. Karena macet itu buat tidak nyaman. Kondisi ini harus segera diantisipasi oleh pemerintah. Terlebih di Bali selatan yang infrastrukturnya sudah tidak memadai dengan jumlah penduduk dan pemukiman yang padat. Ditambah kunjungan wisatawan yang menumpuk di wilayah tersebut,” kata Anom, Sabtu 13 Januari 2024.
Dia mengatakan, meskipun underpass sudah dibangun di dua titik, saat ini menurutnya belum bisa membantu.
Dia pun mengusulkan tambahan underpass pada perempatan Jalan Kampus Unud yang lalu lintasnya selalu krodit.
“Karena ke wilayah tersebut kan banyak juga resort-resort di sana. Ada Pandawa, Desa Kutuh, Pecatu dan lain sebagainya. Itu padat, oleh karena itu perlu dikaji di perempatan traffic light perempatan Unud ke Nusa Dua bisa dibangun underpass untuk mengurai kemacetan,” imbuhnya.
Di sisi lain, persoalan sampah juga menjadi momok menakutkan bagi citra pariwisata Bali.
Terutama kebakaran TPA Suwung yang sempat diperbincangkan oleh publik.
Selain itu kendala bau menyengat yang dibawa oleh truk pengangkut sampah juga mengganggu kenyamanan wisatawan.
“Demikian keberadaan TPA Suwung yang kini dekat dengan pengembangan obyek wisata, seperti Wisata Mangrove dan Pulau Kura Kura pun menjadi sorotan. TPA Suwung harusnya sudah bisa ditutup, disana kan ada Wisata Mangrove dan Turtle Island,” katanya. (sar)
Kumpulan Artikel Bali
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.