Penemuan Organ Bayi di Buleleng
BREAKING NEWS: Surtikanti Temukan Organ Bayi Tengah Dikoyak Anjing di Buleleng
organ bayi itu pertama kali ditemukan oleh Made Surtikanti (44) dan ibunya Wayan Gelis (60) di Buleleng
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI. COM, SINGARAJA - Warga di Banjar Dinas Alas Arum, Desa Kalianget, Kecamatan Seririt, Buleleng dihebohkan dengan penemuan organ bayi, Sabtu 20 Januari 2024 pagi.
Organ bayi itu bahkan ditemukan dalam kondisi tengah dikoyak anjing.
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika mengatakan, organ bayi itu pertama kali ditemukan oleh Made Surtikanti (44) dan ibunya Wayan Gelis (60).
Kala itu Surtikanti tengah melihat ibunya mencari daun pisang di sebelah barat rumahnya.
Baca juga: Penemuan Mayat Bocah Perempuan, Tubuh dan Kepala Terpisah, Ini Penjelasan Kapolres Setyo Budi
Kemudian perhatian Surtikanti tertuju pada seekor anjing yang sedang menggigit sesuatu.
Surtikanti kemudian menggertak anjing tersebut.
Sepintas ia saat melihat anjing itu membawa potongan kaki bayi.
Surtikanti pun bergegas mendekati TKP dengan cara meloncat tembok.
Saat didekati, kecurigaan Surtikanti pun terbukti.
Di TKP ia menemukan ada dua potongan kaki bayi dan potongan organ dalam.
Surtikanti lantas bergegas melaporkan temuannya ini kepada sang suami, untuk selanjutnya dilaporkan ke aparat desa dan polisi.
"Setelah dilakukan penelusuran di sekitar lokasi, kemudian ditemukan lagi beberapa kantong plastik di pinggir Pantai Desa Kalianget yang diduga berisi potongan organ bayi," terang AKP Diatmika.
Ditambahkan AKP Diatmika, berdasarkan pemeriksaan oleh Bidan Desa Kalianget didampingi petugas medis Puskesmas Seririt 1, ada dua potong kaki bayi serta beberapa organ dalam berupa hati dan usus di sebelah barat tembok rumah saksi Surtikanti.
Sementara di pinggir Pantai Desa Kalianget sebungkus plastik transparan berisi tali pusat sepanjang 40 centimeter, ari-ari bayi berisi darah, serta satu potong baju kebaya anak-anak berisi bercak darah, satu potong sarung bantal dan satu potong pampers diduga berisi bercak darah.
Saat ini organ bayi itu telah dibawa ke RSUD Buleleng untuk dilakukan autopsi.
Polisi pun tengah menelusuri rekaman CCTV yang ada di sekitar TKP.
Penyidik juga tengah mendata bidan-bidan di sekitar TKP yang sekiranya sempat membantu seseorang melahirkan.
"Masih diselidiki apakah bayi ini dibuang saat masih hidup, atau seperti apa. Penyidik sedang menelusuri CCTV dan bidan-bidan yang ada di TKP untuk melacak pelakunya," tandasnya. (rtu)
Kumpulan Artikel Buleleng
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.