Berita Bangli

Kerusakan Jalur Bangli-Gianyar Semakin Parah, Padahal Baru Dua Bulan Selesai Pengerjaan

Kerusakan badan jalan di jalur Guliang Kangin - Tamanbali, Kecamatan Bangli semakin parah.

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Fenty Lilian Ariani
Muhammad Fredey Mercury
Ditutup - akses jalan dari Tamanbali menuju Banjar Guliang Kangin ditutup karena adanya kerusakan badan jalan. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Kerusakan badan jalan di jalur Guliang Kangin - Tamanbali, Kecamatan Bangli semakin parah.

Jalur ini menghubungkan Desa Tamanbali (Bangli) dengan Desa Sidan dan Tulikup (Gianyar) ini amblas, sehingga membahayakan pengguna jalan.

Diketahui proyek perbaikan Dinding Penahan Tanah (DPT) di jalur tersebut baru selesai pada bulan Desember 2023.

Kegiatan ini sebelumnya dikerjakan tahun 2022 dengan anggaran Rp 1,5 miliar. 

Namun karena tidak mampu diselesaikan oleh kontraktor, akhirnya kegiatan ditender ulang pada tahun 2023 dengan anggaran Rp 2,1 miliar.

Adapun item pengerjaan diantaranya DPT hingga pembuatan badan jalan.


Pasca proyek berakhir, jalur tersebut menjadi perlintasan alternatif bagi warga dari Bangli menuju ke Klungkung, Tulikup Kabupaten Gianyar, hingga Bypass Ida Bagus Mantra. 

Dua bulan berselang, badan jalan tersebut mengalami kerusakan.

Masyarakat setempat yang tahu adanya kerusakan sudah melapor ke Dinas PUPR Perkim untuk mendapat penanganan.

Disamping juga memberi tanda di sekitar ruas jalan yang rusak. 

Namun pada Minggu (18/2/2024) kerusakan jalan semakin parah.

Berdasarkan pantauan, aspal di ruas jalan tersebut mengalami keretakan. Bahkan setengah badan jalan juga amblas.

Alhasil akses jalur di sekitar saat ini ditutup total. Kendati masih ada beberapa kendaraan roda dua yang tetap melintas. 

Baca juga: Golkar Badung Pastikan Tambah Kursi DPRD, 10 Sudah Aman 1 Masih Goyang


Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Perkim Bangli, I Komang Ariana ditemui usai pemantau kerusakan di lokasi mengatakan, sejatinya pihak dia hari ini akan melakukan pengaspalan menindaklanjuti laporan kerusakan dari masyarakat.

Namun setibanya di lokasi, justru kerusakan jalan semakin parah. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved