Berita Jembrana
Santunan ke Korban Tersambar Petir Segera Cair, Diharapkan Bisa Meringankan Beban Keluarga Korban
Santunan ke Korban Tersambar Petir Segera Cair, Diharapkan Bisa Meringankan Beban Keluarga Korban
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Fenty Lilian Ariani
NEGARA, TRIBUN-BALI.COM - BPBD Jembrana melakukan verifikasi lapangan terkait proposal santunan yang diajukan.
Salah satunya adalah santunan kematian untuk warga yang meninggal dunia serta tiga orang mengalami luka berat akibat peristiwa tersambar petir.
Pencairan ditargetkan selesai pekan ini.
Kepala BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra menjelaskan, proses verifikasi lapangan terhadap proposal yang diajukan telah dilakukan timnya.
Salah satunya adalah terkait santunan kepada korban tersambar petir saat berteduh di tengah sawah wilayah Budeng, Kecamatan Jembrana belum lama ini.
Baca juga: Gede Dana Berpesan Agar Siswa Terus Berinovasi Menuju Prestasi
"Ada puluhan yang kita verifikasi. Diantaranya adalah santunan satu warga meninggal dunia dan tiga santunan luka berat akibat kejadian tersambar petir," kata Agus Artana saat dikonfirmasi, Minggu 18 Februari 2024.
Dia menjelaskan, setelah proses verifikasi lapangan akan dilanjutkan dengan proses lainnya.
Seperti menyelesaikan administrasi berupa tanda tangan kwitansi, surat pernyataan dan pakta integritas.
Selanjutnya, penerima atau ahli waris akan diundang ke Kantor BPBD untuk proses pencairan.
Diharapkan bantuan berupa santunan tersebut bisa meringankan beban korban dan keluarga yang ditinggalkan.
"Astungkara, diharapkan mungkin pekan ini bisa dicairkan kepada penerima. Sepanjang seluruh prosesnya sudah dilaksanakan," tandasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.