Kecelakaan Tragis, Penjual Rujak Tewas di Tempat, Dihantam Ban Truk yang Terlepas

Kecelakaan Tragis, Penjual Rujak Tewas di Tempat, Dihantam Ban Truk yang Terlepas

NET
Ilustrasi kecelakaan. 

Sopir yang bernama Muhammad Hunaingin dan penumpang Umi Kulsum (43) mengalami luka ringan akibat benturan keras.

"Semua penumpang dan seorang pengemudinya berhasil keluar dari mobil sebelum terbakar hebat," terangnya.

Tak hanya Hunaingin yang selamat dalam musibah itu. Tiga orang penumpang minibus itu juga mengalami keberuntungan yang sama.

Bahkan Khamami (26) dan Tabas (57) yang juga warga Bumijawa, Kabupaten Tegal tak mengalami luka.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 00.35 WIB. Kebakaran ini bermula saat minibus bernomor Polisi G 1926 WQ melaju dari arah Semarang menuju Solo.

Sang pengemudi diduga mengantuk sehingga kehilangan kesadaran. APV tersebut kemudian menabrak kendaraan yang melaju di depannya.

Minibus yang langsung kehilangan kendali langsung oleng ke kanan hingga menghantam beton median pembatas jalan.

"Setelah itu terpelanting (ke kiri) dan ditabrak dua kendaraan dari arah belakang," kata Penanggung jawab operasi dan maintenance ruas Semarang-Solo, PT. TMJ, Fatahillah.

Minibus itu kemudian terbakar hebat. Beruntung, pengemudinya dapat menyelamatkan diri. Kebakaran itu juga langsung dilaporkan ke Damkar Boyolali.

Kepala Satpol PP Boyolali, Sunarno menyebut pihaknya yang mendapat laporan tersebut, langsung menerjunkan personil di lokasi kejadian.

"Kami terjunkan dua unit Damkar ke lokasi kejadian. Api berhasil dipadamkan pada pukul 01.35 WIB," tambahnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali, Iptu Budi Purnomo membeberkan kecelakaan bermula saat minibus Suzuki APV bernomor polisi G 1926 WQ melaju dari arah Semarang menuju Solo.

Truk bernomor polisi B-9061-UEH itu disopiri Hengky Pardede, (47) warga Kampung Jati No. 35, Rt. 07, RW 06, Jatimulya, Bekasi.

Setelah menabrak truk itu, Minibus APV oleng ke kiri yang kemudian menghantam median pembatas jalan. Di saat yang bersamaan, Mitsubishi Boks L300 melaju dari arah belakang.

Heru Cahyono ( 47) sopir Mobil boks B-9334-TXW itu sebenarnya sudah mengurangi laju kendaraannya dan menghindari ke kiri. Namun sayang, sebuah bus yang tak diketahui identitasnya melaju dari arah belakang kemudian menyambarnya.

Bus yang juga menghantam Mininus APV itu langsung melarikan diri. "Setelah terjadi laka lantas (Kecelakaan Lalu Lintas) Bus yang tak dikenal itu meninggalkan TKP," kata Iptu Budi.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul INNALILLAHI, Pedagang Rujak Tewas Dihantam Ban Truk Kontainer yang Terlepas di Bandung Barat

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved