Pria Tewas di Puncak Gunung Agung

Resmi, Pendakian ke Gunung Agung Bali Ditutup Sebulan, Ini Sebab & Ancaman Sanksi Bagi Pelanggar

Menurut Bendesa Adat Besakih, Jro Mangku Widiarta, pendakian ke Gunung Agung ditutup untuk 29 hari ke depan yakni, mulai 17 Maret 2024 hingga 14 April

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Ady Sucipto
istimewa
Proses evakuasi jenazah yang ditemukan di puncak Gunung Agung pada 13 Maret 2024. 

Tiba di bawah, jenazah langsung dibawa ke RSUD Karangasem.

"Kami terkendala cuaca saat evakuasi. Ini yang membuat evakuasi terlambat sampai ke bawah. Proses evakuasi dilakukan secara estafet," ungkap dia.

Kapolsek Rendang, Kompol Made Suadnyana mengatakan, petugas yang mengevakuasi sebanyak empat tim.

Sedangkan jumlah personil puluhan orang.

Proses evakuasi jalan alot karena medannya terjal,dan cuaca tidak bersahabat. Tim gabungan baru sampai di Pos 1 pendakian pukul 04.00 wita.

"Tim gabungan tiba di Pos Pengubengan pukul 07.12 wita. Selanjutnya jenazah dinaikan ke mobil dan dibawa menuju RSUD Karangasem. Pukul 07.30 wita proses evakuasi selesai, lalu digelar apel konsolidasi tim evakuasi,"akui Suadnyana

Jenazah Alexander Bimo Haryo Tejo pertama kali ditemukan oleh wisatawan mancanegara yang juga sedang mendaki.

Pendaki melihat mayat tergeletak. Ia mengambil foto kemudian mengunggahnya di media sosial.

Hingga sekarang belum diketahui penyebab tewasnya pendaki itu.

Baca juga: UPDATE! Jenazah Pria Pendaki yang Ditemukan di Puncak Gunung Agung Telah Dipulangkan ke Semarang

Rangkaian Piodalan

Sementara itu, rangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh Pura Agung Besakih dimulai dari 29 Februari 2024.

Karya diawali Ngaturang Pamiyut, Negtegang, Ngunggahang Sunari, Pengrajeg dan Pengemit Karya. Kemudian 7 Maret 2024 digelar upacara Piuning Mider.

Sedangkan 9 Maret 2024 digelar Mapepada lan Bhumi Sudha serta Memben.

Sedangkan 10 Maret 2024 Tawur Tabuh Gentuh.

"Untuk puncak karya Ida Bhatara Turun Kabeh dilaksanakan tanggal 24 Maret 2024, tepatnya purnama kadasa," jelasnya.

Sedangkan untuk panganyar digelar selama 21 hari dari 25 Maret hingga 14 April 2024.

Sedangkan panyineban digelar 14 April 2024.

"Prosesi nedunan Ida Bhatara dilakukan 21 Maret 2024. Sehari setelah itu dilaksanakan prosesi melasti ke Tegal Suci dilanjutkan Mapepada lan Memben," paparnya. (Tribun Bali/ful)

>>> Baca berita terkait <<<

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved