Berita Bali
Bupati Harap Warga Bersabar, Proyek Jalan Tol Mengwi-Gilimanuk Bakal Dilanjutkan September 2024
peletakan batu pertama pembangunan mega proyek Jalan Tol Mengwi-Gilimanuk telah dilaksanakan Menteri PUPR dan Gubernur Bali
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Basuki menjelaskan, proyek jalan tol Gilimanuk-Mengwi sebelumnya merupakan proyek unsolicited atau proyek yang diinisiasi badan usaha.
Adapun Tol Gilimanuk-Mengwi diinisiasi oleh PT Tol Jagad Kertibali.
Proyek jalan tol sepanjang 96,84 kilometer ini sebelumnya ditargetkan rampung pada tahun 2025.
Basuki menjelaskan, proyek jalan tol itu awalnya berstatus diinisiasi oleh badan usaha (unsolicited) PT Jagat Kerti Bali pada 8 Maret 2022.
Total investasi mencapai Rp 22,84 triliun.
Perusahaan itu juga sudah membebaskan lahan seluas 44,64 hektar senilai Rp 112,37 miliar.
"Tapi pada saat financial close (pemenuhan pembiayaan) mereka tidak bisa memenuhi sehingga kami putus," ujar Basuki di Istana Kepresidenan, Senin 18 Maret 2024.
Setelah itu, Kementerian PUPR melakukan studi kelayakan (feasibility study/FS) lagi karena proyek tol tersebut akan diubah menjadi solicited atau menjadi prakarsa pemerintah.
"Kita akan lelangkan, saat ini sudah di PQ (pre qualification), mudah-mudahan September nanti sudah bisa dimulai konstruksinya," ucap Basuki.
Basuki menyebut, ada 3 hal yang disarankan Menteri Keuangan ketika proyek infrastruktur diubah dari unsolicited menjadi solicited.
Pertama, mesti ada legal opinion dari Jaksa Agung perihal perubahan proyek unsolicited menjadi solicited.
Kedua, harus adanya audit proyek dari BPKP.
Ketiga, adanya dukungan pembebasan lahan dari LMAN yang sudah disetujui senilai Rp 3,9 triliun dan disiapkan karena memang proyek menjadi solicited atau pemrakarsa pemerintah.
"Total panjangnya ada 96,84 km, dengan total investasi 22,84 triliun," terang Basuki. (kontan/kompas.com)
Kumpulan Artikel Bali
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.