Berita Gianyar

Satpolair bersama Relawan di Gianyar Bersihkan Pantai Pasca Upacara Melasti Blahbatuh Tua

Krama atau masyarakat Blahbatuh Tua yang terdiri dari 28 desa adat di Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali menggelar upacara melasti di Pantai Sukaluwih

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Satpolairud Polres Gianyar pungut sampah usai upacara melasti Blahbatuh Tua di Pantai Sukaluwih, Desa Pering, Blahbatuh, Minggu 24 Maret 2024 pagi. 

Satpolair bersama Relawan di Gianyar Bersihkan Pantai Pasca Upacara Melasti Blahbatuh Tua


TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Krama atau masyarakat Blahbatuh Tua yang terdiri dari 28 desa adat di Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali menggelar upacara melasti di Pantai Sukaluwih, Desa Pering, Blahbatuh, Minggu 24 Maret 2024 pagi.

Jumlah krama yang ikut dalam upacara keagamaan Hindu kuno mencapai ribuan orang.

Sebelum upacara berlangsung, tentunya setiap desa adat di Blahbatuh telah meminta warganya untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Baca juga: Disnaker Gianyar Berikan Santunan Kematian Pada Sulinggih

Namun tetap saja, masih terdapat sampah yang berserakan atau dibuang sembarangan. Mengingat kegiatan ini diikuti oleh semua lapisan masyarakat di desa adat setempat.

Karena itu, dalam menjaga lingkungan pantai tetap bersih, Satpolairud Polres Gianyar, yang dipimpin oleh Kasatpolairud Polres Gianyar, AKP I Gede Endrawan bersama relawan pecinta kebersihan melakukan aksi pungut sampah usai upacara melasti

"Berkat koordinasi yang apik, selanjutnya pasca persembahyangan,  jajaran Satpolairud Polres Gianyar bergabung dengan yayasan  pemerhati lingkungan Bumi Kita melaksanakan bersih-bersih sampah  plastik dan limbah lainnya di sekitar lingkungan pantai," ujar AKP Endrawan.

Baca juga: Kasus DBD di Gianyar Alami Lonjakan Tajam, Sekitar Tiga Bulan Sudah Mencapai 726 Kasus

Kata dia, kegiatan ini sebagai wujud implementasi dari Samudra Kertih yakni  menjaga laut yang asri yang mana kepedulian terhadap lingkungan merupakan kewajiban kita bersama.

"Luar biasanya, kegiatan ini disambut dengan sangat antusias oleh seluruh krama adat dengan apresiasi yang sangat positif dan diharapkan dilaksanakan secara berkesinambungan dan berkelanjutan" ujarnya. (*)
 
 
 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved