Berita Badung

FAKTA Pemukulan Pemuda di Dalung Karena Pacarnya Disapa Mbok! Pelaku Ternyata Dibawah Umur

I Gusti BAS mengejar teman korban dari Jalan Raya Kebo Iwa Denpasar hanya karena pacarnya disapa 'mbok' oleh pemuda lain. 

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Tangkapan layar rekaman CCTV keributan pemuda yang diduga terjadi di Canggu, Kuta Utara Badung pada Rabu 9 April 2024. Pelaku ternyata masih di bawah umur. 

TRIBUN-BALI.COM - Kasus pemukulan dan penganiayaan yang terjadi di wilayah Badung terus bergulir. 

Setelah ditelusuri, kasus pemukulan yang terjadi karena sapaan 'mbok' pada seorang wanita ini, ternyata dilakukan pemuda di bawah umur dengan inisial I Gusti BAS (17).

I Gusti BAS mengejar teman korban dari Jalan Raya Kebo Iwa Denpasar hanya karena pacarnya disapa 'mbok' oleh pemuda lain. 

Kasus pemukulan yang terjadi di Jalan Muduktaki III, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung itu akhirnya berujung damai.

Bahkan pihak korban dan pelaku, ternyata sudah melakukan mediasi dan berdamai di Polsek Kuta Utara pada Rabu 10 April 2024.

Baca juga: Ini Identitas Pemuda yang Tak Terima Pacarnya Disapa Mbok, Video Aniaya Warga Buleleng Viral

Baca juga: PACAR Disapa Mbok Sebabkan Gus Ade Dibogem, Update Kasus Penganiayaan Terekam CCTV di Canggu

Ilustrasi pemukulan - Setelah ditelusuri, kasus pemukulan yang terjadi karena sapaan 'mbok' pada seorang wanita ini, ternyata dilakukan pemuda di bawah umur dengan inisial I Gusti BAS (17).
Ilustrasi pemukulan - Setelah ditelusuri, kasus pemukulan yang terjadi karena sapaan 'mbok' pada seorang wanita ini, ternyata dilakukan pemuda di bawah umur dengan inisial I Gusti BAS (17). (Tribun Bali/Dwi S)

 

 

Pemuda asal Banjar Jelantik, Desa Apuan, Baturiti, Tabanan, yang tinggal di Jalan Bhuana raya, Padang Sambian, Denpasar Barat itu pun, sudah berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

Bahkan korban yang diketahui bernama Ida Bagus Reyzanda pun mencabut laporannya di Polsek Kuta Utara.

“Kasus keributan yang ramai di media sosial, sudah damai kemarin,” ujar Kasi Humas Polres Badung, Ipda Putu Sukarma, didampingi Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara, AKP Made Mangku Bunciana, Kamis 11 April 2024.

Diakui korban dan pelaku, mereka sepakat berdamai dan korban mencabut laporannya di Polsek Kuta Utara. Kendati demikian aparat kepolisian tetap mengimbau agar tidak terjadi kejadian yang serupa.

“Jadi pelaku dalam hal ini masih di bawah umur. Sudah selesai secara kekeluargaan,” ujarnya singkat.

Seperti diketahui, jajaran Reskrim Polsek Kuta Utara langsung melakukan penyelidikan saat video penganiayaan viral di media sosial.

Dari hasil penyelidikan, ternyata penganiayaan itu terjadi di Jalan Muduktaki III, Desa Dalung, Kuta Utara Badung.

Mirisnya lagi dari hasil penyelidikan jajaran reskrim, ternyata pelaku memukul korban hanya karena pacarnya disapa di Jalan Kebo Iwa Utara. Pelaku pun mengejar, hingga melakukan penganiayaan dengan pemukulan.

Ketut Wahyu Nanda Pramanditya (20) asal Desa banjar Buleleng salah satu saksi mata menyebutkan bahwa pada Senin 08 April 2024 sekitar pukul 03.30 WITA, dirinya bersama temannya yang bernama Gus Ade hendak membeli kopi di Indomaret Jalan Kebo Iwa Utara.

Saat melintas di depan Indomaret, Gus Ade menyapa seorang wanita yang sedang duduk di atas sepeda motor.

“Pengakuan saksi, temannya ini, yang bernama Gus Ade hanya menyapa dengan mengatakan mbok,” ujar Kasi Humas Polres Badung Ipda Putu Sukarma.

Hanya saja, pacar wanita tersebut atau pelaku tidak terima karena pacarnya disapa. Dia pun langsung mengejar kedua pria asal Buleleng itu.

Bahkan pada saat diatas motor pelaku, tersebut memepet korban dari arah kanan, lalu memukul Gus Ade sebanyak satu kali.

“Mengetahui hal tersebut mereka langsung memutar balik sepeda motor dan langsung melarikan diri, namun dikejar oleh pelaku. Mereka pun langsung lari menuju kos yang berada di jalan Mudutaki 3 No.18, kuta Utara, Badung,” jelasnya Sukarma menerangkan keterangan saksi.

Selanjutnya sekitar 15 menit kemudian, pelaku kembali datang bersama temannya yang berjumlah sekitar 5 orang.

Kedua pemuda itu pun kembali ditantang keluar untuk berkelahi. Mereka sempat tidak mau keluar, tetapi salah satu dari mereka memanggil kedua pemuda ini untuk keluar, sehingga mereka keluar di depan kosnya.

“Sesampainya di depan kos pelaku yang sebelumnya memukul Gus Ade, menantang Gus Ade, dan sempat menendang Gus Ade.

Selanjutnya melihat hal tersebut teman saksi yang diketahui bernama Ida Bagus Reyzanda, berniat untuk malerai akan tetapi pelaku malah memukul ke arah muka,” bebernya sembari mengatakan setelah pemukulan itu, pelaku langsung membubarkan diri. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved