Berita Tabanan
Dua Kecamatan di Tabanan Belum Tersentuh Vaksinasi PMK
Vaksinasi PMK pada sapi ini, merupakan upaya untuk memutus munculnya kembali virus PMK.
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Dua dari sepuluh kecamatan di Tabanan, Bali belum tersentuh vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Sebelumnya ada tiga kecamatan belum tersentuh vaksinasi PMK.
Dua kecamatan ini ialah di Pupuan dan Marga.
Namun, Dinas Pertanian terus berupaya menggenjot vaksinasi PMK.
Baca juga: 3.000 Ekor Sapi Ditarget Vaksin PMK Dalam Tiga Bulan di Bangli
Data dari Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, total estimasi populasi sapi di Kabupaten Tabanan mencapai 41.227 ekor.
Sedangkan hingga saat ini sapi yang sudah terjangkau vaksinasi PMK sebesar 14.606 ekor, meliputi vaksinasi tahap I, II,III dan vaksinasi PMK tahap IV.
Daerah capaian yang masih nihil ialah di Kecamatan Marga.
Kecamatan Marga memiliki populasi sapi sebesar 4.794 ekor.
Selanjutnya di Kecamatan Pupuan dengan estimasi populasi 307 ekor.
“Kami terus berupaya menggenjot untuk capaian vaksinasi. Vaksinasi PMK memang tetap menjadi fokus, sesuai dengan arahan dari pemerintah Provinsi Bali,” ucapnya, Minggu 14 April 2024.
Eka Parta mengaku, untuk dua kecamatan tersebut dipastikan akan segera tercover.
Sebab, sebelumnya dari tiga sudah tercover satu kecamatan, dan sisa dua itu.
Pihaknya terus berproses di lapangan untuk vaksinasi di dua kecamatan lainnya.
Vaksinasi PMK pada sapi ini, merupakan upaya untuk memutus munculnya kembali virus PMK.
Sebab virus PMK ini akan sirna, jika dilakukan vaksinasi secara berturut-turut selama 4 -5 tahun dari awal kemunculan kasus.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.