Hari Raya Idul Fitri

Baru 33 Persen Pemudik Kembali ke Bali, 96 Ribu Orang Masuk Dalam Dua Hari Puncak Arus Balik 2024

Secara akumulatif penumpang yang telah kembali ke Pulau Bali dari Jawa mulai Kamis (11/4/2024) hingga Sabtu (13/4/2024) atau H+1 hingga H+4 adalah 156

ISTIMEWA
Pemeriksaan identitas orang masuk Bali di Pos KTP Gilimanuk, Jembrana, Bali, Senin 15 April 2024. 

"Sebagian besar dengan alasan ketinggalan dan hilang di perjalanan. Tapi kami sudah proses karena masuk sebagai pelanggaran tidak membawa identitas saat masuk Bali," jelasnya.

Sujana mengakui, meskipun terjadi peningkatan pergerakan aktivitas di Pintu Masuk Bali via Pelabuhan Gilimanuk, seluruh masyarakat tetap diminta untuk melengkapi diri dengan identitas. "Identitas diri sangat penting ketika bepergian ke mana dan kapan pun. Kami imbau selalu bawa identitas diri," jelasnya.

Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto mengatakan, pemeriksaan kendaraan, orang dan barang bawaan dilakukan pada Pos 2 Pelabuhan Gilimanuk atau pintu masuk Bali. Pemeriksaan dilakukan sebagai antisipasi adanya barang ilegal, sajam, bahan peledak (handak), narkoba hingga barang berbahaya lainnya. Termasuk juga untuk menjaring orang yang tidak memiliki dan membawa identitas KTP.

"Meskipun pemeriksaan dilakukan secara ketat, namun tetap dilakukan secara humanis. Pemeriksaan secara acak, dan tetap diciptakan rasa nyaman. Kami tetap mengutamakan pengamanan. Fokus kami ke barang-barang bawaan dan barang titipan yang dikemas khusus. Jadi kami harapkan pemudik yang balik membawa barang, agar kooperatif menunjukkan titipan barang dan bawaan," tegasnya.

Menurut dia, polisi belum menemukan barang bawaan warga yang mencurigakan. Namun diharapkan orang masuk Bali tidak sampai melakukan hal tersebut karena bisa saja mengganggu keamanan dan ketertiban serta kenyamanan di Bali.

Kasat Pol PP Jembrana, I Made Leo Agus Jaya menegaskan telah membuat jadwal penertiban penduduk pendatang (duktang). Hal ini untuk antisipasi gangguan ketertiban serta memastikan bahwa seluruh penduduk pendatang tersebut memiliki dan membawa identitas diri seperti KTP. "Nanti kita juga melibatkan pihak desa dinas dan adat dalam operasi tersebut," ucap Made Leo.

Terpisah, Kepala Satpol PP Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai Dharmadi mengatakan akan mengadakan sidak penduduk pendatang (duktang) seusai Lebaran 2024.

“Mengapa dilakukan sidak duktang tujuannya karena Bali ini daerah tujuan pariwisata dunia. Apa yang terjadi di Bali tentu Bali membentuk citra Bali Indonesia. Oleh karena itu untuk menghindari hal-hal yang sebagai bentuk antisipasi terjadinya gangguan ketertiban, kejadian kriminal kita harus tahu identitas warga kita dari luar yang tinggal di Bali. Sehingga terpantau di mana dia tinggal dan apa pekerjaannya,” kata Dharmadi, Senin (15/4).

Dharmadi mengatakan, sidak duktang ini akan diagendakan dan dilakukan Satpol PP kabupaten/kota.

“Sidak duktang akan diagendakan. Baru pengamanan di pintu masuk Bali dengan mengecek identitas KTP pendatang yang melewati pintu masuk Bali. Nanti kita jadwalkan operasi duktang di Bali oleh kabupaten/kota dan kita supervisi dari Provinsi,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved