Puri Satria Kawan Klungkung Berduka

Penyebab Kematian AA Gde Oka di Klungkung Masih Buram, Meninggal di Hari Pernikahan Putranya

Penyebab Kematian AA Gde Oka di Klungkung Masih Buram, Meninggal di Hari Pernikahan Putranya

|
istimewa
Penyebab Kematian AA Gde Oka di Klungkung Masih Buram, Meninggal di Hari Pernikahan Putranya 

Tepat dihari pernikahan sakral itu, sang ayah Anak Agung Gde Oka ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di tegalan warga di Dusun Pakel, Desa Sampalan Tengah, Klungkung Rabu (17/4/2024) pagi.

Mendapat kabar penemuan jenazah Anak Agung Gde Oka, sontak membuat keluarga terkejut apalagi, acara pernikahan putranya akan digelar.

Melalui segala pertimbangan, keluarga pun memutuskan tetap melanjutkan acara pernikahan Anak Agung Gde Rai Yoga dan pasangannya pada hari yang sama di Klungkung.

Menurut pihak keluarga, tidak terlihat ada kejadian aneh atau kejanggalan jelang pernikahan Anak Agung Gde Rai Yoga dan pasangannya di Klungkung.

Anak Agung Gde Oka pun terlihat sibuk mempersiapkan pernikahan putranya beberapa jam sebelum ditemukan meninggal dunia.

"Tadi pagi jam 2 dini hari, beliau (Anak Agung Gde Oka) masih ada terlihat menyiapkan acara mebat. Karena hari ini acara pernikahan anaknya," ujar seorang kerabat dari Anak Agung Gde Oka, Anak Agung Anom Aditya, Rabu (17/4/2024).

Menurut Aditya, keberadaan Anak Agung Gde Oka tak lagi terlihat sekitar pukul 03.00 WITA dini hari, namun pihak keluarga tak menaruh curiga apapun.

Sekitar pukul 03.00 WITA itu, kata Aditya warga sudah mebat (menyiapkan hidangan) untuk acara pernikahan putra korban di kediamannya di Klungkung.

"Pagi hari saat persiapan ke acara meminang, baru keluarga dapat informasi mengejutkan, beliau ditemukan meninggal dunia," ungkapnya.

Pihak keluarga masih bertanya-tanya, alasan Anak Agung Gde Oka berada di tegalan warga di Dusun Pakel, Desa Sampalan Tengah, Klungkung.

Apalagi keberadaan Anak Agung Gde Oka di tegalan tersebut diperkirakan sekitar dini hari.

Keanehan yang diungkap keluarga itu karena lokasi penemuan jenazah Anak Agung Gde Oka di tegalan tersebut dengan lokasi kediamannya cukup jauh.

"Nah itu yang masih kami belum ketahui. Kenapa beliau bisa berada di sana. Jarak rumah dengan lokasi ditemukannya meninggal sekitar 800 meter," ungkap Aditya.

Anak Agung Gde Oka ditemukan meninggal dunia dalam kondisi telungkup di tegalan milik warga di Desa Sampalan Tengah, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung.

Jasad atarau jenazah Anak Agung Gde Oka ditemukan sekitar pukul 07.30 WITA pada Rabu (17/4/2024).

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved