Berita Klungkung

Wayan Buda Parwata, Berawal dari Wartawan Hingga Anggota DPRD Klungkung 4 Periode

Wayan Buda Parwata, Berawal dari Wartawan Hingga Anggota DPRD Klungkung 4 Periode

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Wayan Buda Parwata, Berawal dari Wartawan Hingga Anggota DPRD Klungkung 4 Periode 


"Ada keluarga saya Bapak Nyoman Pasek Arsana yang meminta ikut bergabung ke Partai Hanura menjadi Caleg. Padahal sebelumnya ada keluarga saya juga Dewa Putra menawarkan agar bergabung ikut nyaleg di Partai Gerindra, saya akhirnya bersikap bergabung ke Partai Hanura lanjut menjadi Caleg," ungkap dia.


Pileg 2009 awalnya diperkirakan masih dengan sistem tertutup (berdasarkan nomor urut) dan Buda Parwata mulanya mendapatkan nomor urut 6. Saat itu ada kesepakatan di internal partai, jika yang memperoleh suara terbanyak yang direstui menjadi anggota dewan. 


Namun sebelum penetapan Caleg tetap, terjadi perubahan aturan jika Pileg 2009 menjadi sistem terbuka (tarung bebas). Sehingga terjadi perubahan nomer urut Caleg di internal Hanura, Buda Parwata yang awalnya dari nomer 6 ke nomer 5


"Ketika itu saya dibawa ke nomor 5. Tetapi astungkara karena dukungan masyarakat, saya terpilih sebagai anggota dewan saat itu," jelas Buda Parwata.


Selama menjadi anggota dewan, Buda Parwata dikenal sebagai sosok yang kritis dan tegas. Ia juga dipercaya menjadi Ketua DPC Hanura Klungkung sejak tahun 2020, menggantikan Wayan Suyasa.


Buda Parwata sampai saat ini telah menjadi anggota dewan selama 4 periode, yakni 2009, 2014, 2019, dan 2024. Pada Pileg 2024, I Wayan Buda Parwata-Hanura berhasil meraih 2.174 suara.


Menurutnya tidak mudah menjaga kepercayaan masyarakat, sehingga ia masih dipercaya menjadi anggota dewan selama 4 periode. 


"Intinya harus ingat masyarakat. Siapapun masyarakat kita harus berusaha bantu. Kalau udah jadi dewan jangan lagi berpikir berjuang hanya kepentingan dapil semata, jadilah dewan Kabupaten Klungkung bukan dapil lagi. Kepercayaan masyarakat harus dijaga dengan bukti," ungkap dia.


Setelah menjadi anggota dewan selama 4 periode, Buda Parwata ingin tetap fokus membantu masyarakat. Menurutnya membantu masyarakat haruslah dengan keiklasan tanpa ada kepentingan tertentu.


"Sekarang juga mulai banyak dewan bantu masyarakat, sampai di posting di medsos. Kalau menurut saya, intinya ketulusan dalam membantu masyarakat," ungkap Buda Parwata. (mit)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved