Berita Bali

BOGEM Anggota Penrepti Seminyak, Jadi Korban Penganiayaan Bule Amerika, Alami Luka Robek di Wajah

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi mengatakan, penrepti Lingkungan Seminyak yang menjadi korban yakni I Ketut Rai Arya Yasa (50).

Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
ISTIMEWA
Ilustrasi -Tak hanya Manajer Villa H20, salah satu personel penrepti Lingkungan Seminyak juga menjadi korban penganiayaan oleh sejumlah Warga Negara Asing (WNA) asal Amerika Serikat. 

 

Hasil pemeriksaan, Rai Arya Yasa mengalami patah pada tulang hidung dan tulang di seputar matanya.

 

Bahkan, Rai Arya Yasa dikatakan harus menjalani operasi pada Senin 22 April 2024 sore.

 

“Pertama, kita ajak ke Puskesmas Legian. Setelah mendapat pertolongan, kita bawa ke (RS) Siloam. Kebetulan ada BPJS.”

 

“Sampai di sana discan, kelihatan tulang hidung patah 3. Ada di dekat mata juga patah,” ungkap Made Suroma, Ketua Penrepti Lingkungan Seminyak.

 

Disinggung soal tindak lanjutnya, Made Suroma mengaku mempercayakan prosea hukum ke pihak berwajib.

 

Diberitakan sebelumnya, personel Kepolisian Sektor (Polsek) Kuta mengamankan 2 Warga Negara Asing (WNA) asal Amerika Serikat.

 

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan, 2 WNA yang diketahui bernama Aabed Attia (26) dan Zeyad Ahmed Attia (30) itu diamankan lantaran menghajar manajer villa dan anggota Penrepti Lingkungan Seminyak.

 

Kini, kedua WNA tersebut pasalnya telah ditahan di Mapolsek Kuta guna diproses lebih lanjut.

 

“Saat ini terlapor sudah diamankan dan ditahan di Polsek Kuta guna proses lebih lanjut,” sebagaimana keterangan tertulis yang diterima Tribun Bali, Kamis 25 April 2024.

 

Pasalnya, pelaku tak terima ditegur lantaran menyalakan musik dengan volume tinggi.

 

“Pelaku tidak terima ditegur oleh korban untuk mengecilkan suara musik,” sebagaimana keterangan tertulis yang diterima Tribun Bali, Kamis 25 April 2024.

 

Informasi yang dihimpun Tribun Bali, selain Aabed dan Zeyad, ada satu terduga pelaku yang masih dalam pengejaran polisi.

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved