Pembunuhan PSK di Kuta

6 Fakta Kasus Pembunuhan PSK di Kuta, Aksi Sadis Pelaku hingga Dimasukkan ke Koper

Warga Kuta Bali digegerkan dengan penemuan mayat seorang wanita yang ditemukan di dalam koper di daerah semak-semak

istimewa
6 Fakta Kasus Pembunuhan PSK di Kuta, Aksi Sadis Pelaku hingga Dimasukkan ke Koper 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Warga Kuta Bali digegerkan dengan penemuan mayat seorang wanita yang ditemukan di dalam koper di daerah semak-semak.

Dari penyelidikan sementara, pelaku melakukan aksi sadis terhadap korban yang merupakan seorang PSK dengan dimasukkan ke dalam koper usai ditikam menggunakan pisau.

Berikut beberapa fakta-fakta kasus pembunuhan PSK di Kuta Bali.

1. Kesal korban minta bayaran lebih

Baca juga: INI Sosok Pembunuh PSK di Jimbaran, Rasyid Lakukan Ini Pada Jasad Rianti Sebelum Dimasukkan Koper

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, menyebut, pelaku kesal korban meminta bayaran lebih diluar dari perjanjian awal..

“Pelaku kesal dan emosi karena korban yang berprofesi sebagai Pekerja Seks Komersial meminta bayaran lebih kepada pelaku,” ungkap Sukadi.

Kejadian bermula ketika pelaku memesan PSK melalui sebuah aplikasi. Di awal, mereka bersepakat bahwa ongkos sewa PSK sebesar Rp. 500.000.

Beberapa menit berselang, korban tiba di TKP yang sekaligus rumah kos pelaku dan langsung masuk ke kamar kos untuk selanjutnya berhubungan badan.

Usai berhubungan badan, pelaku membayar ongkos sewa PSK sebesar Rp.500.000 sebagaimana kesepakatan awal.

Namun, korban justru tak terima dan meminta bayaran lebih hingga mencapai total Rp.1.000.000.

“Setelah selesai melakukan hubungan badan pelaku pembayaran sebesar Rp 500.000,- namun korban tidak terima dan meminta bayaran kepada pelaku sebesar Rp 1.000.000,-,” terang AKP Sukadi.

Baca juga: TRAGIS! Rianti Ditikam & Dibunuh Rasyid, Jasadnya Dimasukkan Koper Dibuang di Jimbaran,Ini Alasannya

2. Gunakan pisau dapur

Pelaku pembunuhan menggunakan pisau dapur untuk menikam korban sehingga bersimbah darah.

“Pelaku menggunakan pisau dapur untuk menggorok leher korban dan menikam tubuh korban berulang kali,”.

“Dengan cara menggorok leher korban dari belakang dengan menggunakan pisau dapur milik pelaku yang ada di kos,” jelas AKP Sukadi.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved