Berita Karangasem
100 Ribu Warga Karangasem Pilih Jadi Migran Tinggal di Luar, Kebanyakan Perempuan yang Pergi
Atau dikenal migran keluar seumur hidup. Ini berdasarkan dari pendataan long form yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Karangasem tahun 2022
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Sebanyak 101.746 warga yang lahir di Karangasem, memilih untuk bertempat tinggal di luar Karangasem.
Atau dikenal migran keluar seumur hidup. Ini berdasarkan dari pendataan long form yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Karangasem tahun 2022 lalu.
Kepala BPS Karangasem, I Ketut Mondai, mengatakan penduduk Karangasem yang lahir di Bumi Lahar, tetapi tinggal di luar mencapai 101 ribu lebih.
Angka itu ditemukan saat melakukan pendataan dari BPS Kabupaten Karangasem. Di mana warga itu tidak ditemukan, dan dinyatakan ke luar.
Dari jumlah itu, sebesar 58.30 persen warga Karangasem yang ke luar daerah jenis kelamin perempuan. Sedangkan sisa, 41.70 persen, berjenis kelamin laki - laki.
"Kebanyakan perempuan yang keluar Karangasem. Kemungkinan karena kerja di luar Karangasem, sekolah & ikut orang tua," kata Mondai, Selasa (7/5/2024).
Baca juga: KEJI! Yanti Dimutilasi Sang Suami, Padahal Usai Memuji, Pengusaha Kambing Ini Mengaku Depresi
Baca juga: CLOSED! TPA Suwung Bakal Ditutup Saat Acara WWF, Penjor Dipasang H-2 Sambut Kedatangan Delegasi
Pria asal Buleleng itu mengaku, sekitar 78.40 persen warga Karangasem pilih tinggal di kabupaten lain / kota di Bali.
Seperti Jembrana, Singaraja, Denpasar, Klungkung, Tabanan, Gianyar, Badung, & Bangli. Sedangkan sisanya tinggal di luar Pulau Bali. Seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Barat.
Banyaknya warga Karangasem yang tinggal di luar Karangasem, disebabkan beberapa faktor. Satu diantaranya karena minimnya lowongan pekerjaan di Karangasem.
Sehingga warga memilih untuk merantau dan tinggal di luar Karangasem untuk dapat pekerjaan. Selain itu dikarenakan ikuti orang tua.
"Ada juga karena bersekolah. Seperti bersekolah ke Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta, dan Nusa Tenggara. Ada juga yang ikut orang tuanya,"tambah Mondai.
Sedangkan migran masuk seumur hidup, atau warga luar Karangasem yang tinggal di Karangasem capai 19.008 orang.
Rinciannya yakni 29.40 persen berasal dari luar Bali. Seperti Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Jawa Tengah, dan Lampung. Sedangkan warga dari kabupaten / kota Pulau Bali capai 70.60 persen.
"Kalau warga luar Karangasem yang tinggal di Karangasem dari sekitar Pulau Bali sebanyak 70.60 persen. Ada dari Singaraja, Klungkung, Denpasar, Gianyar, dan Jembrana,"imbuh Mondai. (*)
| Rekomendasi LKPJ Bupati 2025, DPRD Soroti Silpa Karangasem Tembus Diatas 8 Persen |
|
|---|
| Rekomendasi LKPJ Bupati 2025, Dewan Soroti Silpa Karangasem Bali Tembus Di Atas 8 Persen |
|
|---|
| DITINGGAL Pacar di Pura Besakih Bali, Seorang Gadis Menangis Sesengukan, Berawal Lirikan Mata |
|
|---|
| NasDem Karangasem Bali Bantah Isu Induk Partai Merger dengan Gerindra |
|
|---|
| TEWAS Tukang Las di Karangasem Saat Las Kanopi, Putu Suarjana Tiba-tiba Ambruk! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bali_20170722_205752.jpg)