Berita Denpasar

Denpasar Education Festival Diisi Pameran Karya Siswa dan Guru, dari Robot hingga Kerajinan

Denpasar Education Festival Diisi Pameran Karya Siswa dan Guru, dari Robot hingga Kerajinan

Penulis: Putu Supartika | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
Robot yang dipamerkan di Denpasar Education Festival 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar untuk pertama kalinga menggelar Denpasar Education Festival (DEF).

Acara ini digelar di Dharmanegara Alaya yang dibuka pada Selasa, 7 Mei 2024.

Ada banyak hasil kreasi siswa yang dipamerkan, mulai dari kerajinan berbahan bekas hingga robot.

Baca juga: Selamat Jalan Made Arisanjaya, Istri dan Anak, Video Call dari Sesetan ke Buleleng Jadi Kenangan

Salah satunya adalah robot karya kolaborasi guru dan siswa dari SMP Sapta Andika Denpasar.

Beberapa robot dipamerkan di sana seperti Socer Robot, Robot Blok, tempat sampah otomatis hingga jemuran otomatis berbasis robot.

Salah satu guru SMP Sapta Andika, Arief Firman Syah menuturkan, Socer Robot dibuat untuk menarik minat siswa mendalami robotic.

Baca juga: Cinta Sehidup Semati Made Ari dan Komang Novi, Bahagia di Sesetan Denpasar dengan Kesederhanaan

"Ini sebuah media interactif bagi anak-anak supaya tertarik dengan dunia robotik. Sistemnya sama dengan robot batle, namun polanya diubah seperti permainan sepak bola," katanya.

Selain itu, untuk jemuran otomatis menggunakan sensor air.

Ketika kena tetesan air hujan, maka akan langsung ditarik menuju ke tempat yang tidak kena hujan.

"Kalau tidak ada hujan atau air langsung ditarik keluar untuk mencari cahaya matahari," katanya.

Dalam pembuatannya dilakukan oleh siswa didampingi guru untuk mengarahkan.

Dalam pembuatannya menghabiskan waktu yang cukup lama sampai sebulan lebih.

Sementara Kadis Dikpora Kota Denpasar, AA Gde Wiratama mengatakan DEF ini merupakan rangkaian peringatan hari Pendidikan Nasional tahun 2024. 

"Festival ini dirancang untuk mempromosikan inovasi dalam pendidikan, mendorong kolaborasi antara sekolah, komunitas pendidikan, dan industri terkait," katanya.

Adapun jenis rangkaian kegiatan DEF meliputi, pameran pendidikan dengan tema sains, ilmu pengetahuan, dan teknologi digital seni budaya dan kearifan lokal. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved