Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Delegasi IMEX Terkesima Dengan Pembuatan Gamelan Bali

Miriam Brenner mengaku terkesima dengan musik nusantara, khususnya musik gamelan Bali.

Tayang:
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Belasan delegasi IMEX (Indonesia Music Expo) menyambangi Sentra Pembuatan Gemelan Bali "Gong Tari" di Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Minggu 12 Mei 2024 - Delegasi IMEX Terkesima Dengan Pembuatan Gamelan Bali 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Belasan delegasi IMEX (Indonesia Music Expo) menyambangi Sentra Pembuatan Gemelan Bali "Gong Tari" di Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Bali, Minggu 12 Mei 2024.

Delegasi yang juga berasal dari WOMEX (Worldwide Music Expo) dibuat terkesima dengan pembuatan gamelan Bali yang sebagian besar masih dilakukan dengan cara manual.

Para delegasi IMEX yang berasal dari berbagai negara tiba di sentra pembuatan gamelan "Gong Tari" sekitar pukul 09.30 Wita.

Desa Tihingan di Kecamatan Banjarangkan selama ini memang dikenal sebagai sentra pembuatan gamelan Bali.

Baca juga: Gamelan Bali Bikin Delegasi Musik Kagum, Dari Pembuatan hingga Tuning Nada yang Manual

Mereka diterima langsung pemilik "Gong Tari" sekaligus maestro pembuatan gamelan, I Gede Swandi Yasa.

Para delegasi yang terdiri dari artis, music programer, hingga komposer musik tersebut menyaksikan langsung berbagai proses pembuatan gamelan Bali.

Mulai dari menempa besi hingga menjadi gamelan, hingga melihat cara perajin gamelan melakukan tuning atau stem (mencocokan) nada gamelan secara manual hingga menghasilkan suara selaras.

Seorang delegasi, Miriam Brenner mengaku terkesima dengan musik nusantara, khususnya musik gamelan Bali.

Produser Musik asal Belanda tersebut mengatakan, gamelan merupakan bagian penting dari kebudayaan Bali.

"Saya sangat tertarik melihat langsung proses pembuatan gong, bagaimana cara mereka tuning nada, dan bagaimana maestro bisa membuat gong dengan keahlian mereka," ungkap Brenner dengan bahasa Inggris.

Hal serupa diungkapkan Direktur Womex, Christine Semba.

Menurutnya menyaksikan langsung pembuatan gamelan Bali merupakan pengalaman yang luar biasa.

"Kita semua tahu Bali dan Indonesia masih melestarikan tradisinya, dan sangat mencintai kebudayaanya. Saya sangat menghormati hal ini, untuk tetap mempertahankan tradisi, dan sangat indah. Ini adalah pekerjaan menakjubkan dan untuk kami menjadi sesuatu yang spesial untuk merespon kegiatan ini," ungkap wanita asal Perancis tersebut.

Pemilik sekaligus pengrajin gamelan TARI, I Gede Suadiyasa berharap, kedatangan para delegasi IMEX 2024 semakin mempopulerkan gamelan Bali di mancanegara.

Terlebih para delegasi IMEX terdiri dari seniman-seniman yang berkecimpung di dunia musik.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved