Berita Bali
WWF ke-10, Erin McCusker Beri Perhatian Soal Sanitasi Yang Sehat, Soroti Kasus BAB Sembarangan
WWF ke 10, Erin McCusker Beri Perhatian Soal Sanitasi Yang Sehat Untuk Indonesia, Soroti Kasus BAB Sembarangan
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Kartika Viktriani
Pada level pemerintahan, SATO berperan sebagai mitra teknologi untuk pemerintah nasional, regional, dan lokal, membantu mereka dalam mengatasi kesenjangan sanitasi dan kebersihan dalam komunitas mereka.
"Kemitraan kami dengan LSM internasional dan organisasi antar pemerintah seperti UNICEF, USAID, dan BRAC memungkinkan SATO untuk terlibat langsung dengan komunitas dan mengenalkan manfaat dari sanitasi dan kebersihan yang lebih baik," tutur dia.
Pendekatan sanitasi berbasis pasar, SATO menekankan pentingnya membangun baik penawaran maupun permintaan.
Dengan memperlakukan individu sebagai konsumen daripada penerima bantuan, SATO memberdayakan pasar lokal dengan penawaran dan keahlian yang diperlukan untuk meningkatkan sanitasi mereka.
Hal ini memungkinkan komunitas untuk membuat keputusan pembelian yang terinformasi dan menghargai nilai dari sanitasi yang lebih baik.
"Peran sektor swasta dalam mempercepat akses terhadap sanitasi dan kebersihan sangatlah penting. Dengan menciptakan rantai pasokan yang kuat, mendorong kewirausahaan lokal, dan meningkatkan permintaan melalui kemitraan strategis," ujar dia.
SATO memiliki visi untuk memberdayakan individu di seluruh dunia untuk hidup lebih baik setiap hari melalui solusi sanitasi dan kebersihan yang canggih.
Sementara itu, Leader SATO Indonesia, IGN Agung Kamasan menyampaikan bahwa, LIXIL dan SATO telah berinvestasi besar dalam inisiatif sanitasi dan kebersihan di Indonesia.
MUlai dari merancang, menguji, dan menyempurnakan inovasi untuk mengatasi beberapa lingkungan yang paling menantang.
Dalam event WWF pun SATO mendisplay toilet dengan teknologi baru tersebut untuk memberikan pesan kepada masyarakat untuk mempermudah akses toilet yang lebih baik kepada masyarakat dengan lebih hemat air.
"JIka model konvensional perlu liter air untuk flushing kalau SATO cukup satu liter, model I Trap cocok untuk daerah sulit air, menjawab permasalahan," ujarnya.
"SATO terus memperluas jangkauan produk yang terjangkau dan mudah diakses yang disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi lokal," bebernya.
Dimulai dengan SATO Pan, yang diluncurkan pada tahun 2013, lini produk telah berkembang mencakup sistem I-trap dan V-trap untuk solusi sanitasi yang terkelola dengan aman.
Saat ini, portofolio SATO di Indonesia mencakup sistem off-set, SATO Pan, dan SATO Stool, kursi yang ditinggikan yang dirancang untuk memberikan pengalaman yang aman dan inklusif bagi anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas.
Solusi lengkap ini melayani rumah tangga pedesaan dan peri-urban serta mengatasi tantangan sanitasi yang dihadapi oleh sekolah dan institusi.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.