Berita Klungkung
LAGI Kebakaran TPA Jungutbatu Nusa Penida, Api Mendekati Alat Berat!
Kapolsek Nusa Penida, Kompol Ida Bagus Putra Sumerta mengatakan, api-api tiba-tiba muncul dari tumpukan sampah di TPA Jungutbatu.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - TPA Jungutbatu di Kecamatan Nusa Penida kembali terbakar, Senin (27/5/2024) sore. Kejadian ini menyebabkan asap pekat di kawasan pariwisata tersebut.
Kapolsek Nusa Penida, Kompol Ida Bagus Putra Sumerta mengatakan, api-api tiba-tiba muncul dari tumpukan sampah di TPA Jungutbatu. Api cukup besar dan menimbulkan asap pekat yang mengepul ke udara.
Tidak hanya itu, api juga sudah menjalar mendekati alat berat yang terparkir di area TPA Jungutbatu.
"Saat ini masih kebakaran (17.14 Wita). Kami mohon pihak terkait juga mengatensi kejadian ini untuk membantu lakukan pemadaman," ungkap Putra Sumerta.
Baca juga: TEMBUS 2.300 Kasus DBD di Gianyar & 2 Meninggal, Dinkes Harus Buat Program Vaksinasi Demam Berdarah
Baca juga: TRAGIS! Ribuan Ayam Terpanggang Saat Kebakaran di Rendang Karangasem, Kerugian Sekitar Rp1,5 Miliar
TPA Jungutbatu berdiri di lahan seluas sekitar 1,2 hektar dan menjadi TPA terbesar di Pulau Lembongan (Desa Lembongan dan Desa Jungutbatu).
TPA ini berada di pesisir pantai tepatnya di kawasan bakau, dan telah beberapa kali mengalami kebakaran.
TPA ini sudah dalam kondisi overload dan rawan kebakaran karena gas metana dari sampah tidak bisa dikelola dengan baik. TPA Jungutbatu terkahir terbakar hebat pada Kamis (18/1/2024) lalu. (mit)
Waspada Demam Tinggi Disertai Ruam, 11 Kasus Suspect Campak di Klungkung Diperiksa di BLK Surabaya |
![]() |
---|
Jalan Krodit dan Kerap Macet, Usulan Penataan Pasar Mentigi Nusa Penida Bali Belum Ada Kejelasan |
![]() |
---|
Klungkung Bali Siaga Campak, Temukan 11 Suspect, Hasil Lab Negatif |
![]() |
---|
Pria Ini Nekat Curi Motor Tetangga Kos di Klungkung Bali, Rendy Ditangkap Saat Tiba di Ketapang |
![]() |
---|
90 Persen Pembangunan Wisata di Nusa Penida Bali Belum Kantongi Izin, Diharapkan Pemerintah Peka |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.