Pilkada Bali 2024
Jelang Pilkada Bali 2024, Sosialisasi Diselenggarakan di Alun-Alun Bangli, Libatkan Band Nasional
Terkhusus di Bangli, imbuh dia, sosialisasi ini melibatkan seluruh perbekel (kepala desa) dan lurah se-Kabupaten Bangli.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli akan segera meluncurkan maskot, jingle, serta tanggal Pilkada 2024.
Acara ini akan dilaksanakan pada hari Sabtu 8 Juni 2024.
Komisioner KPU Bangli, I Dewa Gede Astika Praja Negara mengungkapkan, mengenai persiapan acara pihaknya sudah berkoordinasi dengan Event Organizer (EO) dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah terkait.
Yang mana sesuai jadwal, acara peluncuran maskot, jingle, serta tanggal Pilkada 2024 akan dilaksanakan tanggal 8 Juni, mulai sore hingga malam hari.
Baca juga: Ada 486 TPS untuk Pilkada 2024 di Jembrana, KPU Masih Proses Pemutakhiran Data, Target 80 Persen
"Acara ini sudah mendapatkan izin dari bapak bupati untuk menyelenggarakan acara bertempat di Alun-alun Bangli," ujarnya ditemui belum lama ini.
Dewa Astika mengatakan, pada acara tanggal 8 Juni 2024, diawali dengan pembukaan dengan maskot kota Bangli, yakni tari Pucuk Bang.
Acara dilanjutkan dengan peluncuran maskot dan jingle yang akan dibawakan langsung oleh band pengiringnya.
"Untuk pembuatan jingle kami melibatkan seniman lokal Bangli," katanya.
Lebih lanjut dikatakan, peluncuran jingle dan maskot ini penting.
Sebab tujuannya untuk mensosialisasikan kepada masyarakat mengenai tanggal pelaksanaan Pilkada serentak, yakni pada 27 November 2024.
"Tentu tujuannya agar masyarakat di Bangli mengetahui, bahwa di tanggal 27 November tersebut ada pemilihan Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali, serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangli," jelasnya.
Terkhusus di Bangli, imbuh dia, sosialisasi ini melibatkan seluruh perbekel (kepala desa) dan lurah se-Kabupaten Bangli.
Selain juga melibatkan seluruh guru, kepala sekolah dan murid-murid sekolah.
"Kami ingin sosialisasi ini tidak hanya menyasar generasi tua, namun juga anak-anak muda yang merupakan gen z. Sekaligus dalam acara sosialisasi ini, kami ingin memberikan pendidikan politik pada gen z, bahwa Pilkada itu penting untuk membangun daerah Kabupaten Bangli ini," ucapnya.
Acara sosialisasi ini dikemas dalam bentuk kegiatan seni.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.