Berita Badung

Jalan Lingkar Selatan dan LRT Belum Terwujud, Bupati Badung Kembali Wacanakan Bangun Tol Laut

Giri Prasta pun mengaku membangun Jalan Tol di atas laut, hal itu pun untuk menunjang infrastruktur yang ada di Gumi Keris yang menyuguhkan pariwisata

tribun bali/i komang agus aryanta
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta - Jalan Lingkar Selatan dan LRT Belum Terwujud, Bupati Badung Kembali Wacanakan Bangun Tol Laut 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Belum terwujud pembangunan jalan lingkar selatan, dan Light Rail Transit (LRT) yang rencananya akan dibangun membentang dari Kawasan Bandara Ngurah Rai menuju Kuta, Seminyak hingga Canggu, kini Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta kembali mewacanakan akan membangun Jalan Tol di atas laut.

Pembangunan jalan Tol itu pun untuk mengurai kemacetan yang terjadi selama ini di Badung, Bali.

Bahkan Pembangunan Tol ini pun direncanakan akan dilakukan sebelum Giri Prasta lengser dari kursi Badung satu.

Namun kapan akan terlaksana, masih menjadi tanda tanya, mengingat sejumlah proyek yang sebelumnya dirancang belum terealisasi.

Baca juga: Giri Prasta Utang Jalan Lingkar hingga LRT, Ingin Memulai Proyek Sebelum Berhenti Jadi Bupati Badung

"Sebelum Giri Prasta ini berhenti menjadi Bupati Badung, tiyang (saya) akan buat Tol Laut. Sehingga warga negara internasional, domestik atau mancanegara turun dari bandara akan langsung ke laut," ujar Giri Prasta saat ditemui belum lama ini.

Hal itu juga disampaikan Giri Prasta usai sidang Paripurna pada Jumat 12 Juli 2024.

Giri Prasta pun mengaku membangun Jalan Tol di atas laut, hal itu pun untuk menunjang infrastruktur yang ada di Gumi Keris yang menyuguhkan pariwisata.

"Kita akan bangun secepatnya. Sehingga nanti wisatawan bisa menikmatinya," beber Bupati dua periode itu.

Pembangunan jalan bebas hambatan ini, kata Giri Prasta akan dilakukan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju Canggu.

Sehingga wisatawan yang datang dari Bandara bisa langsung menuju destinasi wisata.

"Pembangunan Tol ini dari bandara di pesisir pantai sampai ke Canggu, sehingga masyarakat tamu-tamu hotel cukup dari situ," ucapnya.

Bahkan dirinya mengaku pembangunan Jalan itu pun telah diperbolehkan.

Untuk pengurusan Analisis Mengenai Dampak terhadap Lingkungan (Amdal) pun telah berproses.

"Ini sudah ada pihak ketiga yang mengambil hal itu, memberikan sebuah jaminan. Nanti ke depan ada LRT ada Tol laut kan enak," ucapnya.

Menurutnya, pembangunan tol akan dilakukan setelah penambahan pasir di Pantai Kuta selesai. Bahkan sesuai rencananya penambahan pasir akan dilakukan pada pertengahan atau akhir Juli 2024 oleh BWS Bali-Penida.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved