Berita Bali

Sempat Simpang Siur, Kodam Kasuari Ungkap Penyebab Kematian Serda Gede Didin Saputra

Sempat Simpang Siur, Kodam Kasuari Ungkap Penyebab Kematian Serda Gede Didin Saputra

ISTIMEWA
Pihak keluarga prajurit TNI, Serda I Gede Didin Saputra, telah melakukan autopsi pada jenazah Serda Didin di RSUP Prof Ngoerah Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, MANOKWARI - Penyebab kematian Serda I Gede Didin Saputra diungkap Markas Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari Papua Barat.

Semasa hidup, Serda Gede Didin bertugas di Batalyon Infanteri (Yonif) 762/VYS teritori Kodam XVIII/Kasuari Papua Barat.

Penyebab kematian Serda Gede Didin sempat simpang siur, sehingga pihak Kodam Kasuari akhirnya memberikan respon.

Baca juga: Nasib Agus Diujung Tanduk, Habisi Nenek di Jembrana Pakai Linggis, Lalu Dimasukkan ke Karung

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVIII/Kasuari, Kolonel Inf Syawaludin Abuhasan, mengatakan informasi meninggalnya Serda I Gede Didin Saputra prajurit Yonif 762/VYS sudah diterima Markas Kodam Kasuari.

Menurutnya, Serda Didin dilaporkan meninggal dunia pada 7 Juli 2024 setelah menjalani perawatan medis di satu rumah sakit di Sorong Papua Barat Daya (PBD). 

Baca juga: Lansia Tewas Digilas Bus Pariwisata, Kecelakaan Maut Saat Nyebrang, Selamat Jalan Ibu

"Laporan resmi yang kami terima dari Komandan Yonif 762/VYS, bahwa Serda Didin meninggal dunia di salah satu RS di Sorong PBD dengan riwayat sakit yang diderita," ujar Kapendam merespons konfirmasi Tribun melalui telepon, Rabu (24/7/2024). 

Ia mengatakan, hingga saat ini, Kodam Kasuari masih melakukan pendalaman atas permintaan investigasi Kodam IX/Udayana terhadap penyebab kematian Serda Gede Didin.

"Kami masih melakukan pendalaman dan terus berkomunikasi dengan Kodam IX/Udayana yang menerima pengaduan dari pihak keluarga Almarhum," kata Syawaludin Abuhasan.  

Diketahui, Kodam IX/Udayana Bali telah menerima laporan pengaduan dari keluarga karena menganggap ada kejanggalan dalam kasus kematian Serda Didin.

Jenazah Serda Didin sempat diautopsi di Rumah Sakit Umum Pusat Prof Dr IGNG Ngoerah pada Senin 8 Juli 2024.

Pada 16 Juli 2024, keluarga Serda Didin membuat laporan pengaduan ke Pomdam IX/Udayana bernomor STTLP/04/VII/2024.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved