Soroti Pemasangan Lampu Hias, Weisya Sebut Karangasem Lebih Butuh Lampu Jalan
Ketua Fraksi Gerindra Karangasem, Kadek Weisya Kusmiadewi menyoroti lampu hias yang dipasang di sepanjang Jalan Ahmad Yani dan Untung Surapati
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Soroti Pemasangan Lampu Hias, Weisya Sebut Karangasem Lebih Butuh Lampu Jalan
TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Ketua Fraksi Gerindra Karangasem, Kadek Weisya Kusmiadewi menyoroti lampu hias yang dipasang di sepanjang Jalan Ahmad Yani dan Untung Surapati di Kota Amlapura.
Menurutnya, saat ini di Karangasem lebih membutuhkan LPJU (Lampu Penerangan Jalan Umum), jika dibandingkan pengadaan lampu hias.
Baca juga: 3 Fakta Kebakaran Hotel & Restoran di Karangasem Bali: Owner Syok, Tamu Selamat, Kerugian Rp 5 M
Hal itu disampaikan Kadek Weisya saat rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Karangasem, Selasa (30/7/2024)
"Dibandingkan dengan lampu hias sepanjang jalan Amlapura yang cahayanya remang-remang itu, kan bisa dioptimalkan pemasangam LPJU di titik-titik rawan," ujar Kadek Weisya, Selasa (30/7/2024).
Ia menyayangkan, pemasangan lampu hias di Kota Amlapura dilakukan, di saat sebagian wilayah di Karangasem masih banyak yang belum terpasang LPJU.
Baca juga: Kronologi Amuk Api Hanguskan Hotel di Karangasem Bali, Wayan Sudiasna Syok: Beruntung Semua Selamat
Bahkan hal ini sering dikeluhkan warga, saat Kadek Weisya melakukan reses ke masyarakat.
"Saat kami reses banyak usulan seperti itu," terang politisi asal Desa Pertima tersebut.
Dirinya juga telah mengusulkan pemasangan LPJU melalui pokir-pokir.
Baca juga: Hasil Coklit Karangasem, 3.935 Pemilih Tak Penuhi Syarat, 3.059 Pemilih Baru
Namun hingga saat ini belum juga terealisasi.
Padahal LPJU fungsinya sangat vital, selain kenyamanan berkendara, juga terkait keselamatam dam keamanan di jalan raya.
Sehingga baginya pemasangan LPJU lebih dibutuhkan, daripada sekadar lampu hias di kota.
Baca juga: Sambangi Kantor Bawaslu Karangasem, Ismaya: Tolong Jangan Dijegal
Kepala Dinas Perhubungan Karangasem Tjokorda Surya Dharma mengakui, di Kabupaten Karangasem masih kekurangan LPJU.
Hal tersebut tidak terlepas dari keterbatasan anggaran.
Menurut Tjokorda Surya, idealnya di Kabupaten Karangasem membutuhkan sekitar 18 ribu LPJU, namun yang saat ini terpasang jauh dari angka 50 persen dari jumlah tersebut.
"Yang tercatat baru 4.504, masih jauh," ungkapnya. (*)
Berita lainnya di Lampu Jalan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.