Berita Klungkung

Kerikil dan Pasir Berserakan di Jalan Rama Klungkung, Belasan Personel BPBD Dikerahkan

Mengantisipasi kecelakaan lalu lintas, belasan personel TRC BPBD Klungkung dikerahkan untuk membersihkan kerikil dan pasir tersebut.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
BERSERAKAN – Petugas TRC BPBD Klungkung membersihkan batu kerikil dan pasir yang berserakan di Jalan Rama, Semarapura, Klungkung, Rabu 31 Juli 2024. Kondisi ini dikeluhkan warga, karena sangat membahayakan bagi pengendara - Kerikil dan Pasir Berserakan di Jalan Rama Klungkung, Belasan Personel BPBD Dikerahkan 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Batu kerikil dan pasir berserakan di seputaran Jalan Rama, Kota Semarapura, Klungkung, Bali, Rabu 31 Juli 2024.

Kondisi ini dikeluhkan warga, karena sangat membahayakan bagi pengendara.

Menerima laporan jalan berkerikil tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung turun melakukan pembersihan jalan dengan alat-alat manual seperti sekop dan sapu.

Kepala Pelaksana BPBD Klungkung, I Putu Widiada mengatakan, pihaknya menerima laporan dari tokoh masyarakat tentang adanya kerikil dan pasir yang berserakan di Jalan Rama dan membahayakan pengendara.

Baca juga: PENYOK, Mobil Operasional Kepala Pelaksana BPBD Jembrana Tertimpa Pohon, Tertabrak Truk Lalu Tumbang

“Setelah kami turun, kami dapati batu kerikil dan pasir banyak sekali berserakan di jalan. Panjang jalan yang dikotori kerikil dan pasir itu sekitar 500 meter,” ungkap Widiada, Rabu 31 Juli 2024.

Mengantisipasi kecelakaan lalu lintas, belasan personel TRC BPBD Klungkung dikerahkan untuk membersihkan kerikil dan pasir tersebut.

Tidak peduli panasnya terik matahari, Widiada dan personelnya turun ke jalan membersihkan kerikil dan pasir dengan alat sederhana seperti sapu, sekop, cangkul dan ember.

“Kami bersihkan dengan alat seadanya. Sampai benar-benar bersih dan jalan kembali aman untuk dilalui,” jelasnya.

Pihaknya tidak mengetahui karena apa kerikil dan pasir itu sampai berseralan di Jalan Rama.

Menurutnya tidak ada aktivitas pembangunan di sekitar lokasi itu.

Namun kemungkinan pasir dan kerikil itu berasal dari truk pengangkut pasir yang melintas di ruas jalan itu.

“Kami tidak tahu, dari mana pasir dan kerikil itu. Yang pasti kami dapati krikil dan pasir berserakan sekitar 500 meter di jalan itu,” ungkap Widiada. (mit)

Kumpulan Artikel Klungkung

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved