Berita Bali

Desak Made Rita ke Perempat Final, Panjat Tebing Olimpiade Paris 2024, Rajiah Sempat Fall

Sementara itu, Rajiah Sallsabillah yang tampil pada heat ketujuh alias berikutnya, melawan Leslie Adriana Romero Perez. Rajiah sempat terpeleset alias

ig @desakmaderita01
MELAJU - Aksi atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi pada kualifikasi nomor speed putri Olimpiade Paris 2024 di La Bourget, Prancis, Senin (5/8). Desak Made Rita dan Rajiah Sallsabillah berhasil lolos ke babak perempat final. 

TRIBUN-BALI.COM  - Atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Rajiah Sallsabillah berhasil lolos ke babak perempat final nomor speed putri Olimpiade Paris 2024.

Pada kompetisi yang digelar di La Bourget, Saint-Denis, Prancis, Senin (5/8), Desak Made tampil pada heat keenam setelah mengamankan peringkat enam pada babak kualifikasi yang digelar pada sesi sebelumnya.

Pada babak eliminasi ini, tahapnya sudah bukan lagi berbasis waktu, melainkan memanjat cepat-cepatan untuk mengalahkan lawan dan menyentuh pad sensor waktu lebih dulu. Desak Made Rita tampil melawan Piper Kelly asal Amerika Serikat pada heat keenam.

Dalam babak eliminasi ini, Juara Dunia 2023 nomor speed tersebut sukses mengalahkan Kelly. Desak Made Rita berhasil mencatatkan waktu 6,38 detik yang menjadi catatan terbaiknya sejauh ini di Olimpiade Paris 2024 sejak babak kualifikasi.

Sementara itu, Rajiah Sallsabillah yang tampil pada heat ketujuh alias berikutnya, melawan Leslie Adriana Romero Perez. Rajiah sempat terpeleset alias fall.

Namun, dia tidak gugur. Rajiah tetap berhak melaju ke babak perempat final berdasarkan catatan waktunya menurut regulasi kompetisi.

Sebelumnya, Rajiah mencatatkan 6,58 detik di babak kualifikasi yang juga menjadi catatan waktu terbaiknya dalam rekor pribadi.

Sementara lawannya di Lane B yakni Leslie Adriana Romero Perez yang finis mencatatkan 7,26 detik, juga berhak lolos.

Dengan demikian, maka Indonesia tetap meloloskan dua atlet putri panjat tebing ke putaran final nomor speed Olimpiade Paris 2024.

Hasil ini juga turut membuat Indonesia masih membuka asa medali dari panjat tebing. Babak perempat final nomor speed putri akan digelar, Rabu (7/8).

Baca juga: SIAP MUNDUR! Made Dirga dari DPRD, Jika Benar Diutus Dampingi Sanjaya Pada Pilkada Tabanan

Baca juga: BREAKING NEWS! Kepala BPS Bali Endang Retno Meninggal Dunia, Sempat Alami Komplikasi

Atlet panjat tebing Bali, Desak Made Rita.
Atlet panjat tebing Bali, Desak Made Rita. (Istimewa)

Dua atlet Indonesia masuk tujuh besar pencatat waktu terbaik pada babak penyisihan unggulan panjat tebing putri Olimpiade 2024 nomor speed.

Desak Made Rita yang sempat terkendala problem teknis pada upaya panjatan pertama, mampu mencatat waktu 6,45 detik. Di sisi lain Rajiah Sallsabillah mengemas catatan waktu pribadi terbaik sepanjang kariernya, yakni 6,58 detik.

Sebanyak total 14 atlet bersaing dalam kualifikasi panjat tebing putri nomor speed Olimpiade 2024. Terdapat dua tahapan dalam babak kualifikasi, yakni penyisihan unggulan dan penyisihan eliminasi.

Dua atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Rajiah Sallsabillah, memulai perjuangan di fase penyisihan unggulan, Senin (6/8) petang WIB.

Dalam babak penyisihan ini, tiap atlet masing-masing diberi sekali kesempatan dua kali untuk melakukan aksi memanjat. Masing-masing atlet bakal melalui jalur A dan jalur B. Catatan waktu pada babak penyisihan ini bakal memengaruhi peringkat atlet pada fase penyisihan eliminasi yang juga digelar hari ini.

Pemeringkatan dilakukan untuk menentukan pasangan lawan pada babak penyisihan eliminasi. Misal, peringkat pertama dalam daftar pencatat waktu terbaik akan berhadapan dengan penghuni posisi 14, peringkat kedua bersua peringkat ke-13, dan seterusnya.

Desak Made Rita Kusuma Dewi masuk dalam Heat 2. Ia memulai aksi dengan memanjat jalur A. Di sebelahnya, atlet tuan rumah, Capucine Viglione, memanjat jalur B.

Desak Made Rita Kusuma Dewi sejatinya bisa melakukan panjatan dengan cepat kurang dari tujuh detik. Namun, ia dinilai kurang keras memencet tombol sehingga waktunya tak tercatat dan dihitung sebagai "fall".

Kejadian serupa menimpa atlet China, Zhou Yafei, yang beraksi tepat sebelum Desak Made Rita Kusuma Dewi. Setelah Desak Made Rita Kusuma Dewi, seharusnya giliran Rajiah Sallsabillah yang beraksi di jalur A. Ia memanjat bersama Emma Hunt di jalur B.

Namun, babak penyisihan ini sempat diputuskan ditunda sementara karena ada problem teknis di tombol pencatat waktu.

Pada akhirnya, Zhou Yafei dan Desak Made Rita diberi kesempatan lagi untuk memanjat jalur A. Hasilnya luar biasa karena Desak Made Rita Kusuma Dewi sempat memecahkan rekor Olimpiade atas nama, Aleksandra Miroslaw (Polandia).

Pada Olimpiade Tokyo 2020 Aleksandra Miroslaw mencatat waktu 6,84. Catatan waktu Desak Made Rita di Olimpiade 2024 lebih baik, yakni 6,52 detik.

Rajiah Sallsabillah juga mengemas catatan waktu apik, yakni 6,67, lebih baik dari rekor sebelumnya milik Aleksandra Miroslaw. Namun, Aleksandra Miroslaw seperti terpacu. Ketika memanjat jalur B, ia mencatat waktu 6,21 detik.

Ia memecahkan rekor dunia atas namanya sendiri yang diperoleh pada Kualifikasi Zona Eropa 2023 di Roma, Italia. Kala itu, catatan waktu Miroslaw adalah 6,24 detik.

Selanjutnya, Desak Made Rita mampu menajamkan catatan waktunya kala memanjat jalur B. Ia memanjat dalam waktu 6,45 detik.

Hal serupa juga dilakukan Rajiah Sallsabillah kala memanjat jalur B dalam tempo 6,58 detik. Itu menjadi personal best alias catatan waktu terbaik di sepanjang kariernya.

Babak penyisihan ini kembali dihiasi rekor dunia Aleksandra Miroslaw. Ia memanjat jalur A dalam waktu 6,06 detik. Miroslaw duduk di peringkat pertama pencatat waktu terbaik pada babak penyisihan unggulan via catatan waktu 6.06 detik.

Ia akan beradu dengan penghuni peringkat 14, Aniya Holder, pada babak penyisihan eliminasi. Sementara, Desak Made Rita Kusuma Dewi menempati urutan ke-6. Ia bersua Piper Kelly (Amerika Serikat), yang duduk di tangga ke-9.

Rajiah Sallsabillah yang menempati peringkat tujuh akan bersaing dengan atlet Spanyol, Leslie Adriana Romero Perez, yang berada di undakan ke-8. (bolasport/kompas.com)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved