Berita Buleleng
NEKAT Akhiri Hidup! Iwan Ditemukan Tewas di Jembatan Jinengdalem Buleleng Bali, Simak Beritanya
Masyarakat Dusun Ketug-Ketug, Desa Jinengdalem, Kecamatan/Kabupaten Buleleng dibuat geger pada Kamis (8/8) pagi. Pasalnya ditemukan jasad seorang pria
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Berita atau artikel ini tidak bertujuan untuk menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasakan tanda-tanda depresi dan memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit atau klinik yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa. Anda juga bisa simak hotline https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/
TRIBUN-BALI.COM - Masyarakat Dusun Ketug-Ketug, Desa Jinengdalem, Kecamatan/Kabupaten Buleleng dibuat geger pada Kamis (8/8) pagi. Pasalnya ditemukan jasad seorang pria.
Informasi yang dihimpun Tribun Bali, pria tersebut diketahui bernama Iwan Hermawan asal Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pria 29 tahun itu tinggal di wilayah Kelurahan Penarukan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng.
Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Made Agus Dwi Wirawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Berdasarkan keterangan warga sekitar berinisial KS, pada sehari sebelumnya sekitar pukul 17.00 wita, Iwan sempat terlihat duduk di pinggir jalan di samping sepeda motornya.
“Sedangkan pada tanggal 8 Agustus sekitar 05.30 Wita, saksi mendapati Iwan sudah ditemukan mengakhiri hidup dengan gantung diri,” ujarnya.
Baca juga: MANTAP! Ratusan Warga Jembrana Ikuti Program Kesetaraan Paket B dan C
Baca juga: Polres Bangli Rutin Gelar Pengaturan Potensi Gangguan Pagi Hari, Simak Penjelasannya!
Sementara keterangan saksi lainnya berinisial KD, imbuh Kapolsek, pada saat itu ia menuju ke bawah jembatan berniat untuk membuang hajat. Namun pada saat bersamaan, pria 54 tahun itu mendapati seorang laki-laki telah dalam posisi tergantung.
“Kalau dari jembatan hingga dasar, kurang lebih tingginya mencapai 10 meter. Karena hal ini, saksi kemudian melapor ke aparat desa setempat,” jelasnya.
Lanjut Kapolsek, upaya evakuasi jasad Iwan dibantu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan masyarakat. Dari hasil pemeriksaan jenazah oleh petugas medis Puskesmas Buleleng 3, diketahui tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, melainkan tanda-tanda umum kematian akibat mengakhiri hidup.
“Diperkirakan yang bersangkutan meninggal sudah sekitar 12 jam. Selanjutnya jasad Iwan dibawa ke RSUD Buleleng untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan untuk motifnya, masih kami selidiki,” tandasnya. (mer)
istimewa
| Hanya 10 Menit, Tim Linmas Buleleng Berhasil Temukan Keluarga Lansia Linglung di Jalan Imam Bonjol |
|
|---|
| KRONOLOGI LENGKAP Pernikahan Poligami Komang NP di Buleleng, Ditegaskan Sah Secara Adat Bali |
|
|---|
| Tender Dipercepat, 11 Proyek Jalan dan Jembatan di Buleleng Ditarget Mulai Dikerjakan Juli 2026 |
|
|---|
| Ubah Stigma Aparat Keras, Satpol PP Buleleng Ajak Warga Ikut Tugas Lapangan Lewat Saba Pol PP |
|
|---|
| Gagal Salip Truk di Kalianget Buleleng, Avanza Angkut Dua WNA Alami Kecelakaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Proses-evakuasi-IH-dari-Jembatan-Jinengdalem-Buleleng-Bali-Kamis-8-Agustus-2024.jpg)