Pilkada Bali 2024

PDIP Bisa Saja Lawan Kotak Kosong di Badung Usai Paket Wasudewa Out! Pertarungan Pilkada Bali 2024

Bahkan kabar PDIP akan berkomunikasi dengan Golkar, malah disambut baik. Meski sebelumnya Ketua DPD Partai Golkar Badung

Agus Aryanta/Tribun Bali
Ketua DPD Partai Golkar Badung, I Wayan Suyasa mengatakan, partai yang membesarkan namanya saat ini tetap berproses menyambut Pilkada 2024. 

Sebelumnya I Wayan Suyasa  menjadi salah satu kader yang mendapat panggilan induk partai untuk mengikuti arahan di Jakarta pada Selasa 21 November 2023 lalu. Arahan yang diberikan pun berkaitan dengan pemenangan Pileg, Pilpres dan Pilkada.

Pada intinya target kursi di daerah juga menjadi penentu dalam pemerolehan rekomendasi. Sehingga Suyasa bekerja keras untuk membesarkan partai Golkar di Gumi Keris, termasuk berusaha menambah perolehan kursi di DPRD Badung.

Upaya Suyasa kala itu pun tidak menghianati hasil. Bahkan pada Pemilu 2024, Partai Golkar di Badung mampu menambah kursi menjadi 11 kursi dari dari 7 kursi sebelumnya.

Setelah Golkar Badung mampu menambah kursi di DPRD Badung, Kabar baik kembali menyertai langkah I Wayan Suyasa.

Pada akhir tahun 2023, terdapat surat yang ditandatangani oleh wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung dan Sekretaris DPP, Lodewijk F Paulus yang sudah sampai ke DPD.

Pada surat tersebut, ada 42 nama bakal calon yang diusung  sebagai kepala daerah dari tingkat kabupaten, kota hingga Provinsi Bali.

Namun khusus untuk di Kabupaten Badung, nama I Wayan Suyasa diusulkan sebagai nama tunggal untuk bakal calon Bupati Badung dan juga dilakukan pemanggilan khusus.

Kala itu, Wakil Ketua II DPRD Badung periode 2019-2024  mengakui bahwa dirinya dipanggil sebagai bakal calon kepala daerah untuk di Kabupaten Badung. "Semua bakal calon di panggil yang di Daerah Bali. Saya sudah menerima surat tersebut dari DPP langsung," ujar Suyasa.

Politikus asal Desa Penarungan itu pun sampai saat ini dijagokan untuk merebut kursi Bupati Badung 2024. Namun dengan bubarnya paket Wasudewa (Wayan Suyasa-Disel Astawa) apakah Wayan Suyasa akan cepat mencari wakil untuk menggantikan Disel? Hal ini pun menjadi pertanyaan masyarakat di Kabupaten Badung. Sayangnya Wayan Suyasa saat dikonfirmasi, Senin (12/8) sore, belum bisa memberikan komentar mengenai hal itu. (gus)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved