Berita Badung

Kiki Dicegat lalu Dihajar Bule Mabuk! Meerab Ngamuk di Beach Club, Lanjut Bikin Ulah di Luar

Saat dikeluarkan dari Atlas, WNA itu malah mengamuk dan mengadang mobil yang dikemudikan Kiki, perempuan asal Aceh yang saat itu hendak pulang.

Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi kekerasan - Bule asal Pakistan mabuk dan mengamuk di Atlas Super Club, Jalan Pantai Berawa, Banjar Berawa, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung. WNA perempuan itu bernama Meerab Sikander. Ia dikeluarkan dari kelab oleh petugas pengamanan. 

TRIBUN-BALI.COM - Bule asal Pakistan mabuk dan mengamuk di Atlas Super Club, Jalan Pantai Berawa, Banjar Berawa, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung. WNA perempuan itu bernama Meerab Sikander. Ia dikeluarkan dari kelab oleh petugas pengamanan.

Saat dikeluarkan dari Atlas, WNA itu malah mengamuk dan mengadang mobil yang dikemudikan Kiki, perempuan asal Aceh yang saat itu hendak pulang. Bule tersebut memukul mobil Kiki. Ia turun menanyakan permasalahan yang terjadi, namun dia malah diserang balik.

Baca juga: Pengendara Luka Tertimpa Beringin Tumbang, Motor Parkir di Utara Pasar Badung juga Kena

Baca juga: 2 TPS Masuk Kategori Sangat Rawan, Polisi Sudah Berjaga di Kantor KPU dan Bawaslu Jembrana

"Jadi WNA itu menyerang dengan brutal. Ia memukul, menendang, dan mencakar tubuh korban hingga mengalami luka-luka parah, termasuk bengkoknya batang hidung," ujar sumber Tribun Bali, Minggu (25/8).

Kiki yang tidak bisa melawan hanya bisa pasrah menerima serangan tersebut. Aksi kekerasan Meerab baru berhenti ketika sejumlah pengunjung lain dan sekuriti melerai. "WNA ini sempat ribut didalam club, mengganggu tamu, lalu dikeluarkan," jelasnya.

Meerab diketahui datang ke Atlas Beach Fest bersama seorang pria yang diduga merupakan pekerja tato. Kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Kuta Utara, kabarnya pelaku sudah diamankan.

Kapolsek Kuta Utara, AKP Yusuf Dwi Admodjo tidak menampik kejadian itu. Namun ia meminta agar menghubungi Humas Polsek Kuta Utara. Sedangkan Humas Polsek Kuta Utara, Aiptu Wayan Seloka mengaku belum mendapat data dari Polsek Mengwi. Kanit Reskrim Polsek AKP, I Made Mangku Bunciana sampai berita ini diturunkan belum memberikan keterangan jelas. (gus) 

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved