Berita Gianyar
Pamedek Asal Buleleng Meninggal Dunia di Pura Lempuyang Luhur Karangasem Bali
Sekitar pukul 13.10 Wita, Sudiasa bersandar seperti sedang kelelaham di Bale Pesandekan. Namun ternyata Ketut Sudiasa tidak bergeming sedikitpun.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Seorang pemedek asal Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Ketut Sudiasa (60) meninggal dunia saat melaksanakan persembahyangan ke Pura Lempuyang Luhur di Desa Tribuana, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Minggu (1/9). Diduga pria lanjut usia itu, menghembuskan napasnya yang terakhir karena kelelahan.
Informasi yang dihimpun Tribun Bali, Ketut Sudiana bersama rombongan keluarganya saat itu sedang melaksanakan upacara meajar-ajar ke Pura Lempuyang Luhur.
Sekitar pukul 13.10 Wita, Sudiasa bersandar seperti sedang kelelaham di Bale Pesandekan. Namun ternyata Ketut Sudiasa tidak bergeming sedikitpun.
Keluarganya yang paham kesehatan, lalu memeriksa kondisi Sudiasa yang ternyata saat itu sudah tidak sadarkan diri.
Baca juga: Penantian Setengah Abad! Karya Ngenteg Linggih Pura Manik Mas Nyanglan, Upacara Terakhir Pada 1958
Baca juga: 22 Kelompok Ternak di Jembrana Terima Bantuan Bibit Ternak dan Hibah Uang

Sudiasa sempat mendapat pertolongan pertama, namun nyawanya tidak tertolong. Pihak keluarga mengatakan, jika Sudiasa tidak ada riwayat sakit apapun.
Sehingga diduga meninggalnya Sudiasa diduga karena kelelahan. Kasi Humas Polres Karangasem, Iptu I Gede Sukadana mengatakan, jenazah Sudiasa dievakuasi menggunakan tandu oleh Pecalang Desa Adat Purwayu, bersama sama dengan keluarga dan personil Polsek Abang dengan menuruni anak tangga.
“Evakuasi dilakukan oleh tim gabungan. Jenazah korban tiba di parkiran Telaga Mas sekitar pukul 15.20 Wita,” ungkap Sukadana.
Sukadana menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, selanjutnya jenazah langsung dievakuasi menuju RSUD Karangasem dengan menggunakan mobil ambulance Puskesmas Abang.
“Jenazah korban sementara dititipkan dikamar Jenazah RSUD Karangasem oleh pihak keluarga sampai acara ngelinggihang selesai. Dari pihak keluarga mengikhlaskan kejadian tersebut dan menganggap peristiwa tersebut merupakan musibah,” ungkapnya.
Sementara Bendesa Adat Purwayu, I Nyoman Jati mengatakan, setelah adanya pemedek meninggal di Pura Lempuyang Luhur, pihaknya akan berkoordinasi dengan keluarga untuk melaksanakan upakara mererebu alit. (mit)
PRIA LOKAL Digerebek di Batubulan Gianyar, Polisi Temukan ini di Rumahnya |
![]() |
---|
Kasus Orang Jatuh Ke Jurang Ternyata Korban Pengeroyokan Di Bali, Rohmat & Wahyu Jadi Tersangka |
![]() |
---|
Motif Rohmat dan Wahyu Tega Keroyok Lalu Tusuk Kurniawan, Korban Ditemukan di Bawah Jembatan di Ubud |
![]() |
---|
Hama Tikus Kembali Muncul Di Gianyar Bali, Distanak Tekankan Teknik Ngeropyok |
![]() |
---|
BNNK Gianyar Bali Ajak Guru Bergerak Lawan Ancaman Vape Narkotika |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.